Prostitusi Online: Sandi Mencurigakan di FB Jadi Petunjuk Polisi

311

MADIUN – Belasan polisi berpakaian preman turun dari mobil patroli. Mereka lalu berjalan dengan langkah tergesa menyusuri lorong sebuah hotel di Jalan Pahlawan. Singkat cerita, mereka akhirnya mengamankan sejumlah perempuan muda berkaus ketat di dalam kamar hotel tersebut yang diduga pekerja seks komersial (PSK) online.

Aksi penggerebekan tersebut terjadi Minggu malam (13/1). Sebanyak tiga pelacur dan seorang germo diamankan. Diduga kuat mereka terlibat praktik prostitusi online memanfaatkan kecanggihan teknologi informasi. ‘’Praktik prostitusi harus diberantas sampai ke akar-akarnya,’’ tegas Kasat Reskrim Polres Madiun Kota AKP Suharyono.

Bukan kali ini saja Suharyono menangani pengungkapan kasus prostitusi. Ketika masih menjabat kasat reskrim Polres Mojokerto Kota dia pernah berkutat dengan kasus serupa. ‘’Hanya beda modus. Yang di Mojokerto jaringan kecil sehingga bisa cepat terungkap,’’ ujar pria kelahiran Bojonegoro 45 tahun silam itu.

Suharyono mengatakan, sebelumnya pelaku bisnis lendir memanfaatkan media sosial Facebook (FB) sebagai sarana bertransaksi. Mulai menjaring PSK sampai mencari pria hidung belang. ‘’Tapi yang ini interaksi intensif menggunakan WhatsApp,’’ jelasnya.

Meski penggunaan WhatsApp lebih mudah menghilangkan jejak, pihaknya tidak serta merta bisa dikelabui. ‘’Tantangannya untuk kasus seperti ini  (prostitusi online, Red) harus ulet dan telaten mencermati data-data lain yang didapat,’’ bebernya.

Penyelidikan dimulai tiga minggu lalu dengan mencermati sejumlah akun Facebook. Setelah menemukan banyak sandi mencurigakan yang mengarah pada praktik prostitusi online, polisi melakukan penggerebekan di sebuah hotel Jalan Pahlawan tersebut.

Mengapa baru sekarang Polres Madiun Kota mengungkap kasus prostitusi online? Suharyono buru-buru membantah terkait mencuatnya kasus serupa yang melibatkan artis dan model yang terbongkar di Surabaya. ‘’Enggak lah, ya memang ketangkapnya baru sekarang,’’ katanya. *** (mg2/isd/c1)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here