Proses Regrouping Belum Klir, Tunggu Pindahan, Murid Menganggur

65
MENUNGGU PINDAHAN: Sejumlah pelajar SDN Grudo 2 masuk sekolah tanpa ada kegiatan berarti.

NGAWI – Proses regrouping sejumlah sekolah di Bumi Orek-Orek ternyata belum klir meski tahun pelajaran 2019/2020 sudah dimulai. Akibatnya, banyak lembaga yang muridnya menganggur tanpa kegiatan berarti.

Di SDN Grudo 2, misalnya, sejak pagi hingga siang puluhan pelajar memilih menghabiskan waktunya dengan bermain di kompleks sekolah. ‘’Kegiatan bebas, menunggu dipindah ke sekolah baru,’’ kata Yuni, salah seorang wali murid yang menunggui anaknya, Selasa (16/7).

SDN Grudo 2 bakal dimerger dengan SDN 3 Grudo. Namun, proses boyongan belum bisa dilakukan meski sudah memasuki tahun pelajaran baru. ‘’Katanya mau pindahan besok (hari ini, Red). Kalau sekarang, pembagian buku pelajaran untuk anak-anak,’’ ujarnya.

Isnurlaila, salah seorang guru, membenarkan bahwa kegiatan belajar-mengajar belum berjalan aktif. ‘’Sambil menunggu pindahan, anak-anak kami arahkan untuk bersih-bersih bersama,’’ kata Isnurlaila kepada Radar Ngawi.

Dia menjelaskan, tidak semua siswa sekolahnya akan boyongan ke SDN Grudo 3. Melainkan sebagian pindah ke SDN Grudo 4 dan SDN Margomulyo 2. Perpindahan tersebut berdasar kemauan orang tua atau wali murid. ‘’Sekarang ini istilahnya jam bebas, tapi diisi kegiatan positif seperti bersih-bersih kelas,’’ ungkapnya.

Isnurlaila berharap para guru segera mendapat kepastian bakal mengajar di mana. ‘’Sebenarnya sudah ada pemetaan akan dipindah ke mana. Tapi, tidak berani menuju sekolah tersebut karena SK (surat keputusan, Red) belum turun,’’ ujarnya. (den/c1/isd)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here