Promosikan Tiga Program Baru, PLN Edukasi Warga Soal Kelistrikan di PRM

47
LAPORAN: Warga konsultasi soal kelistrikan yang terjadi dirumah ke pegawai PLN di stand PLN.

MADIUN – Tiga program PLN dikenalkan ke publik lewat Pekan Raya Madiun (PRM). Program itu meliputi sparkling, menembus batas dan new super power. Pihak PLN juga coba mengedukasi warga seputar kelistrikan saat penyelenggaraan event tersebut.

Seperti dengan mempersentasikan simulasi penyebab padamnya listrik. Serta profil perusahaan dalam hal menangani pengaduan konsumen. Tercatat sejak hari pertama ada pengajuan 44 pelanggan pb, 35 pelanggan pd, dan pelanggan migrasi 3. ‘’Kami sengaja ingin mendekatkan diri dengan masyarakat. Supaya mereka tahu soal kelistrikan dan kami mengikuti event ini mulai 29 Juni-14 Juli nanti,’’ ujar Manajer Bagian Keuangan SDM dan Administrasi PLN UP3 Madiun, Bintara Tua Situmorang.

Dalam event itu, pihaknya mengusung beberapa program terbaru. Seperti New Super Power Lega yang merupakan bagian dari New Super Power. Program tersebut merupakan pemasangan listrik dan tambah daya dengan DP 0 plus mendapatkan voucher diskon belanja barang elektronik.

Di samping itu, lanjut dia, proses pembayarannya dapat diangsur selama 24 kali. Promo ini, menurut Bintara, berlangsung sampai 31 Desember 2019. ‘’Promo ini memudahkan dan menguntungkan masyarakat. Karena mereka mendapatkan keringan dengan cicilan dan mendapatkan voucher belanja,’’ katanya, Kamis (11/7).

Program lainnya adalah menembus batas. Dia menjelaskan, program itu berkaitan dengan menambah daya listrik. PLN memberikan keringanan ke pelanggan saat penambahan listrik dengan diskon mulai 75–100 persen hingga akhir tahun 2019. ‘’Sebenarnya ada diskon 50 persen, tapi diskon itu sudah berakhir 30 April lalu,’’ ungkap Bintara.

Sedangkan sparkling Jatim adalah, kata dia, sebuah program baru cicil untuk pelanggan rumah tangga mulai daya 450 VA–1300 VA. Di mana biaya penyambungan normal dapat diangsur 12 kali dengan DP 0 rupiah. ‘’Tetapi, itu belum termasuk biaya Instalasi Milik Pelanggan (IML) dan Sertifikat Laik Operasi (SLO). Serta pembayarannya dilakukan di payment point ataupun fasilitas bank, bukan di Kantor PLN,’’ jelas Bintara. (ti7/her/adv)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here