Problem Genangan Belum Terpecahkan

66

MADIUN – Jadi langganan di musim hujan. Beberapa titik di  Desa Glonggong, Kecamatan Dolopo, Madiun, selalu tergenang. Terutama, di area yang berada di pinggiran Jalan Raya Madiun-Ponorogo. Meski cepat surut, tentunya tetap berdampak bagi pengguna jalan. Belum lagi aspal juga cepat. ’’Ada sumbatan, kontur tanah juga naik-turun,’’ kata Sekretaris Desa Glonggong Dwi Astuti.

Dwi mengatakan, sebenarnya hujan tidak terlalu deras. Namun, hujan mengguyur cukup lama. Sehingga air juga menggenangi jalan raya. Keadaan itu memang cukup mengganggu. ’’Ya kami akan cek, kalau memang ada faktor lain yang menyebabkan genangan air,’’ ujarnya.

Terakhir ada genangan ketika hujan deras sempat mengguyur Desa Glonggong pada Rabu sore (20/3) pukul  16.00 hingga pukul 18.00. Hujan dengan intensitas yang cukup tinggi itu membuat genangan air di sejumlah titik di Desa Glonggong. Utamanya di Jalan Raya Madiun-Ponorogo. Genangan sempat membuat arus lalu lintas tersendat meski kendaraan masih bisa berjalan merayap. Selain itu, ada satu dusun yang terdampak genangan sampai setinggi lutut. ’’Hanya beberapa saat, setelah hujan reda genangan segera hilang,’’ ungkap Camat Dolopo Mashudi tanpa mengungkapkan dusun mana yang terendam.

Mashudi mengungkapkan pihaknya sudah menerima laporan dan berkoordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Madiun. Berikutnya langsung mengecek langsung ke lokasi. Dia mengungkapkan jika daerah tersebut tidak terlalu terdampak seperti di Wungu, Pilangkenceng, maupun Balerejo. Di perkampungan pun genangan memang terjadi namun tidak terlalu berdampak parah bagi masyarakat. Karena, setelah hujan reda, genangan juga bakal segera surut. ’’Karena ada beberapa sumbatan air di area itu, dan kami sudah sikapi dengan melaporkannya ke pihak terkait,’’ katanya. (fat/c1/ota)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here