Preview MPFC vs Blitar United

438

MADIUN – Sama-sama buta kekuatan. Itulah gambaran pertandingan di Stadion Wilis sore hari ini. Madiun Putra FC (MPFC) akan menjamu tim kontestan Liga 2 Blitar United dalam kompetisi Piala Indonesia. Meski melawan tim dari kasta yang lebih tinggi, Blue Force tidak boleh minder. Dukungan penuh para suporter sore nanti harus dibalas dengan kemenangan. ’’Kami buta terhadap lawan. Tapi, begitu juga lawan terhadap kami,’’ kata coach MPFC Wahyudi.

Wahyudi menyebut timnya sudah move on dari hasil negatif Sabtu lalu kala melawat ke kandang Persik Kediri. Pihaknya telah membenahi sejumlah persoalan yang terlihat pada laga yang disudahi dengan kekalahan 0-2 untuk Persik itu. Rencananya, Wahyudi tidak akan mengubah formasi. Dia masih akan menerapkan formasi 3-5-2 yang dia eksperimenkan Sabtu lalu. Susunan pemain kemungkinan besar juga tidak banyak berubah. ’’Kecuali Rio yang setelah pertandingan (melawan Persik) harus dilarikan ke rumah sakit karena asma, kurang lebih sama (line-up). Tapi, masih bisa berubah tergantung kondisi terakhir pagi besok (hari ini, Red),’’ terangnya.

Dia menambahkan, para pemain seluruhnya siap jika diinstruksikan merumput. Mengapa Wahyudi menerapkan formasi 3-5-2? Idealnya, kata Wahyudi, formasi tiga bek dan menempatkan lima pemain tengah di lapangan bakal mempersolid pertahanan tim. Formasi itu paling cocok diterapkan oleh tim dengan gaya permainan bertahan dan mengandalkan counter attack atau serangan balik guna mengacau permainan lawan. ’’Tapi tidak harus bertahan, formasi itu normal. Bertahan bisa, menyerang juga bisa,’’ paparnya.

Wahyudi kembali mengakui buta dengan permainan Blitar United. Blue Force belum pernah sekalipun bertemu dengan tim tersebut. Meski yang dilawan satu kasta di atas, Wahyudi tak gentar. Apalagi, sore nanti MPFC bermain di kandang. ’’Harus tetap optimistis. Para pemain di lapangan juga harus fight dan mengupayakan hasil yang terbaik,’’ kata dia.

Striker MPFC Wendyk Setyo menyebut laga sore nanti masih berpeluang dimenangkan timnya. Pasalnya, kedua tim buta terhadap permainan lawan. Apalagi, MPFC akan bermain di hadapan para pendukung setianya. ’’Kami akan berjuang demi hasil yang terbaik, untuk para suporter,’’ ujarnya.

Meski Blue Force percaya diri, namun statistik pertandingan Blitar United tetap patut diwaspadai. Dalam lima pertandingan terakhirnya di Liga 2, Blitar United sukses meraup 10 poin. Hasil dari tiga kali menang, sekali imbang, dan sekali kalah. Mereka kini duduk di peringkat ketiga dari 12 tim kontestan Liga 2 Wilayah Timur. Coach Blitar United Bonggo Pribadi menegaskan, timnya fleksibel mempersiapkan laga sore nanti. ’’Kalau formasi, pakem kami 4-2-3-1. Tapi, permainan situasional, bisa main pendek bisa panjang,’’ sebutnya.

Meski buta atas kekuatan Madiun Putra, Bonggo optimistis meraih kemenangan. Namun demikian, Blitar United besok kemungkinan besar akan merotasi sejumlah pemainnya lantaran padatnya jadwal pertandingan. Sabtu mendatang, tim asuhan Bonggo sudah harus merumput kembali di Liga 2. ’’Kami percaya pada siapa pun pemain yang akan dipilih besok pagi (hari ini, Red). Perlu ada rotasi karena jadwal yang padat, Sabtu harus lawan PSS Sleman,’’ jelasnya. (naz/c1/ota)

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here