Presiden Jokowi Apresiasi Progres Waduk Bendo

435

PONOROGO – Pembangunan infrastruktur secara masif terus digalakkan pemerintahan Joko Widodo (Jokowi) hingga tahun ini. Salah satu proyek kakap yang diharap-harapkan dapat memberi kemanfaatan bagi daerah adalah pembangunan Waduk Bendo. Kemarin (4/1) Jokowi meninjau pekerjaan proyek di Desa Ngindeng, Kecamatan Sawoo, tersebut. Jokowi optimistis proyek yang digarap joint operation (JO) antara Nindya Karya-Wijaya Karya-Hutama Karya itu tuntas tahun ini. ‘’Akhir tahun bisa selesai,’’ kata Jokowi yang tiba di Waduk Bendo sekitar pukul 15.00.

Di lokasi, Jokowi diberi paparan dari BBWS Bengawan Solo terkait progres waduk dengan kapasitas tampungan total 43,114 juta meter kubik tersebut. Terhitung kemarin, progres proyek mencapai 77 persen. ‘’Banyak sekali proyek waduk di Jatim. Kami harapkan bisa selesai tahun ini,’’ ujarnya.

Jokowi menambahkan, waduk yang membendung Sungai Keyang itu akan memberi manfaat besar bagi warga Ponorogo dan sekitarnya. Jutaan meter kubik air yang ditampung diklaim bisa mengairi sedikitnya 7.700 hingga 7.800 hektare persawahan di Ponorogo hingga Kabupaten Madiun. Dengan demikian, produktivitas para petani bisa terdongkrak. ‘’Dari yang panen sekali menjadi dua kali. Dua kali menjadi tiga kali. Waduk Bendo penting sekali untuk pengairan sawah dan juga pemenuhan kebutuhan air baku,’’ terangnya.

Mengapa pemerintahan Jokowi banyak membangun waduk di wilayah Jatim? Menurut mantan wali kota Solo dan gubernur DKI itu, Jatim merupakan lumbung pangan nasional yang harus terus dijaga produktivitasnya. Pun, secara nasional, jumlah waduk di Indonesia dirasa masih cukup minim. Pemerintah lantas pasang target membangun 65 bendungan baru. Seluruhnya on progress. ‘’(Proyek-proyek waduk) diselesaikan dulu semuanya. Ini proses jangka panjang yang memang harus dilalui,’’ urai Jokowi.

Kepala BBWS Bengawan Solo Charisal Akdian Manu mengatakan, Waduk Bendo akan menjadi sumber daya air yang cukup krusial bagi Ponorogo dan sekitarnya. Tidak hanya irigasi pertanian, waduk juga berfungsi menyediakan air baku domestik mencapai 790 liter per detik. Pun, pembangunan di sektor-sektor yang berkaitan dengan sumber daya air dapat terangkat. ‘’Kelak ketika sudah beroperasi, Waduk Bendo juga menjadi pengendali banjir terutama di wilayah kota Ponorogo,’’ kata pria yang akrab disapa Roga tersebut. (naz/c1/fin)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here