Predator Gadis Bawah Umur Diringkus Polisi

172

PACITAN – Predator gadis bawah umur akhirnya tak berkutik. Yok, warga Desa Losari, Tulakan, diringkus polisi. Itu terjadi setelah pria 25 tahun tersebut diduga memerkosa Bunga (nama samaran), 12, yang terhitung masih kerabat sendiri. ‘’Tersangka saat ini masih kami periksa untuk menggali keterangan lebih dalam,’’ kata Kapolres Pacitan AKBP Sugandi kemarin (21/12).

Sugandi mengungkapkan, perbuatan bejat Yok terjadi Kamis (20/12) sekitar pukul 15.00 di kamar korban saat kondisi sepi. Tubuh mungil Bunga tidak kuasa melakukan perlawanan. Apalagi, sebelum aksi pemerkosaan itu pelaku terus mengancamnya. ‘’Setelah kejadian itu korban terus menangis dan akhirnya menceritakan peristiwa yang menimpanya kepada keluarganya,’’ jelas Sugandi.

Bak disambar petir saat orang tua Bunga mendengar pengakuan sang anak. Tanpa menunggu waktu lama, peristiwa itu dilaporkan kepada polisi. Sementara, Yok sengaja kabur ke arah Desa Kasihan, Tegalombo, sembari membawa parang yang biasa digunakan untuk menyadap pohon aren.

Polisi dibantu sejumlah warga langsung memburu bapak satu anak tersebut. Lima jam berselang, petugas mendapati pelaku bersembunyi di sebuah musala Desa Kasihan. Yok akhirnya berhasil dibekuk tanpa perlawanan. ‘’Lalu dibawa ke unit PPA (pelayanan perempuan dan anak, Red) untuk diperiksa,’’ imbuh kapolres.

Bersamaan penangkapan tersangka, polisi menyita sejumlah barang bukti. Di antaranya, celana dalam korban dan tikar. Pun, petugas melakukan visum kepada Bunga di RSUD dr Darsono Pacitan. ‘’Jika terbukti, akan dijerat dengan pasal UU Perlindungan Anak. Ancaman hukumannya maksimal 15 tahun penjara,’’ urai Sugandi.

Sebelumnya, kasus dugaan pemerkosaan yang dilakukan Yok sempat viral di media sosial Facebook. Sejumlah netizen sengaja mem-posting wajah pelaku guna membantu upaya perburuan yang dilakukan polisi. (mg6/c1/isd)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here