Prajurit Yon Armed Asah Kemampuan

35

NGAWI – Empat pucuk meriam Caesar 155 berderet di tanah lapang masuk Desa Sidolaju, Widodaren, kemarin (25/4). Moncong-moncong laras meriam berkaliber 155 mm milik Yon Armed 12/Anggicipi Yudha Ngawi itu menengadah membidik sasaran.

Bukan sedang berperang. Para serdadu itu tengah berlatih prosedur teknis pelaksanaan tembakan. ‘’Latihan awal menuju latbakjatrat (latihat menembak senjata berat, Red),’’ kata Danyon Armed 12/Anggicipi Yudha Mayor Arm. Ronald F. Siwabessy.

Latihan kali ini memang membutuhkan tempat khusus yang lapang. Sebab, meriam pabrikan Prancis tersebut memiliki daya ledak hingga radius 50-100 meter. Pun, saat ditembakkan, amunisi Caesar 155 dapat melesat hingga 39 kilometer.

Koordinat sasaran bisa ditentukan dengan pengoperasian sistem alat utama sistem senjata (alutsista) modern tersebut. ‘’Meknismenya, peninjau depan –yang berjarak bisa sampai 30 kilometer dari meriam penembak– mengirim koordinat sasaran ke pibak (pimpinan tembakan, Red). Data koordinat diolah, kemudian meriam ditembakkan,’’ beber Ronald.

Bukan perkara gampang mengoperasikan meriam yang bisa menembakkan enam butir amunisi berbobot masing-masing 42 kilogram dalam satu menit itu. Dalam penerapannya, satu pucuk meriam dioperasikan lima serdadu dengan seorang komandan pucuk.

Sebagai alat tempur jarak jauh, komunikasi serta kerja sama antara peninjau depan, pibak, dan eksekutor tembakan menjadi harga yang tak bisa ditawar. ‘’Kemampuan prajurit harus benar-benar ditingkatkan, meski ketepatan sasaran Caesar 155 ini antara 80-90 persen,’’ ungkapnya sembari menyebut Yon Armed 12/Anggicipi Yudha Ngawi total memilik 18 pucuk Caesar 155.

Ronald mengungkapkan, latihan bertujuan meningkatkan kemampuan personel tentang prosedur teknis pelaksanaan tembakan. Dalam militer, istilah khususnya adalah latihan prosedur pelayanan. ‘’Krusial, komunikasi antara satu personel dengan yang lain. Maka dari itu, satu tahun sekali kami menggelar latihan seperti ini sebelum latbakjatrat,’’ ujarnya. (den/isd)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here