PacitanPolitik

Prabowo-Sandi Unggul di Pacitan

PACITAN – Rapat pleno penghitungan suara Pemilu 2019 tingkat Kabupaten Pacitan rampung. Selama dua hari digelar beragam catatan mewarnai proses rekapitulasi. Namun, secara umum, rapat di Hotel Permata tersebut lancar tanpa penolakan dari saksi maupun pengawas. ‘’Selanjutnya masih direkap di tingkat provinsi hingga KPU RI. Masih panjang tahapannya,’’ kata Ketua KPU Pacitan Damhudi kemarin (1/5).

Dia menambahkan, sesuai rencana, rekapitulasi dilakukan untuk enam seharihari. Faktanya, pada hari pertama sanggup merampungkan delapan kecamatan. Itu lantaran rekapitulasi digelar hingga malam hari. Sehingga, pada hari kedua hanya menyisakan empat kecamatan. Yakni Bandar, Nawangan, Tulakan, dan Pacitan. ‘’Sekitar pukul 15.00 (kemarin), rekapitulasi selesai,’’ ujarnya.

Berdasarkan hasil rekapitulasi tingkat kabupaten tersebut, untuk sementara pasangan calon presiden-wapres (capres-cawapres) nomor 02 unggul atas nomor 01. Dari total 347.006 suara sah, pasangan Prabowo-Sandiaga Uno meraih 230.810 suara atau 66,51 persen.

Sedangkan nomor 01 Joko Widodo-Ma’aruf Amin mendapat 116.196 suara, atau 33,49 persen. Pasangan nomor 02 mendulang suara dari sebagian besar kecamatan di Pacitan ‘’Di Pacitan mungkin beda dengan tempat lain. Pemilu 2014 maupun 2019 ini hasilnya serupa,’’ ujarnya.

Untuk tingkat partisipasi pemilih, Damhudi menyebut secara umum di Pacitan masih di bawah target nasional yakni sekitar 74 persen. Sedangkan KPU RI menargetkan 77 persen. Namun, masih lebih baik ketimbang pemilu sebelumnya berkisar 71 persen. ‘’Lebih bagus. Karena ini serentak pilpres dan pileg,’’ sebutnya terkait penyebab peningkatan partisipasi.

Sementara Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Pacitan Berty Stevanus menambahkan sejak 17 April lalu, mulai pemungutan hingga rekapitulasi suara berjalan lancar. Dia menyebut sempat terjadi beberapa kekeliruan saat rekapitulasi. Contohnya, caleg provinsi yang tak memenuhi syarat (TMS) namun masih masuk rekapitulasi. Sehingga, suara caleg bersangkutan masih dihitung. ‘’Suaranya seharusnya dihapus dan masuk partai. Tapi sudah dibenahi dan bisa diterima,’’ terangnya.

Meski melelahkan, Berty mengapresiasi perjalanan pemilu di Pacitan kali ini. Pun meski ditemukan kekeliruan namun tak sampai gaduh apalagi ricuh. Sehingga, permasalahan dapat diselesaikan langsung dan tak perlu penghitungan ulang. ‘’Secara keseluruhan lancar,’’ tegasnya. (gen/sat)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
close
PENGUMUMAN
Close