PPDB SMA/SMK Hanya Satu Gelombang

90

MAGETAN – Ribuan pendaftar penerimaan peserta didik baru (PPDB) SMAN/SMKN tahun ini harus berhitung cermat. Sebab, hanya satu kali gelombang. Selain itu, tidak diperbolehkan cabut berkas. ’’Tidak seperti tahun lalu, PPDB kali ini hanya satu gelombang,’’ kata Kepala Cabdindik Jawa Timur Wilayah Magetan Yusuf.

Yusuf mengaku tidak tahu pasti alasan PPDB hanya dibuat satu gelombang. Berkaca tahun lalu, pelaksanaan gelombang kedua tidak hanya memfasilitasi siswa. Juga sekolah yang belum terpenuhi pagu rombongan belajar (rombel)-nya. Belum ada pemberitahuan resmi mekanisme khusus untuk dua kondisi tersebut. Menurutnya, besar kemungkinan calon siswa langsung mengalihkan sasarannya ke sekolah swasta. Sebab, lembaga itu tidak diakomodasi PPDB zonasi. ’’Bisa jadi memberikan peluang sekolah swasta,’’ ujar Yusuf kepada Radar Magetan.

Cabdindik Magetan memetakan ada lima zona PPDB untuk SMAN. Perinciannya, zona 1 yaitu SMAN 1 dan 2 Magetan, zona 2 (SMAN 3 Magetan dan Plaosan), zona 3 (SMAN Sukomoro dan  Maospati), zona 4 (SMAN Kawedanan dan Parang), dan zona 5 ada SMAN Karas dan Barat. Sekolah wajib menerima calon peserta didik yang berdomisili radius zona terdekat. ’’Pemilihannya nanti berdasar pada kartu keluarga (KK) calon siswa yang berdekatan dengan sekolah,’’ sebutnya.

Yusuf meyakini pelaksanaan PPDB SMAN/SMKN nihil kecurangan. Sebab, calon siswa harus mengantongi pin untuk mendaftar. Nomor tersebut merupakan kunci mendaftar yang hanya bisa digunakan sekali. Sehingga, mereka tidak bisa mendaftar ke sekolah berbeda atau jalur lainnya. Apalagi, proses pendaftaran jalur reguler dilakukan secara online. Serta memasukkan nomor ujian nasional (unas)-nya. ’’Data pendaftaran calon siswa langsung tersinkron ke pemprov,’’ kata Yusuf sembari menyebut jangka pengambilan nomor pin selama dua minggu sejak Jumat (25/5).

Pantauan di laman https://19.ppdbjatim.net/, belasan calon siswa mulai berlatih pendaftaran PPDB jalur reguler. Per Jumat malam, ada 12 siswa SMP dan MTs yang masuk dalam rekapitulasi sebagai pendaftar SMA. Sedangkan untuk rekapitulasi tujuan SMK ada tiga orang. Yusuf menjelaskan, latihan itu merupakan simulasi sebelum pelaksanaan resmi PPDB pada 25–28 Juni mendatang. Proses login dengan memasukkan 14 digit nomor unas dan nomor pin. Kemudian memilih sekolah yang dituju. Dia berharap simulasi bisa dimanfaatkan dengan baik oleh calon siswa. ’’Supaya terbiasa dan tidak gagap saat pendaftaran resmi,’’ tuturnya. (cor/c1/ota)

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here