PPDB SMA Jalur Offline Minim Pendaftar

64
ANTISIPASI: Dindik Ngawi canangkan penyaluran pendaftar tereliminasi dalam PPDB SMP tahun ini.

NGAWI – Pagu penerimaan peserta didik baru (PPDB) SMA offline tak terpenuhi. Sampai Kamis (13/6), minim pendaftar yang menggunakan jalur prestasi, perpindahan orang tua, dan keluarga tidak mampu. Kuota sisa jalur-jalur pendaftaran offline tersebut bakal dialihkan ke pendaftaran reguler alias online. ‘’Pagunya 120, tapi yang mendaftar (jalur offline) hanya 60,’’ kata panitia PPDB SMAN 2 Ngawi Zaenal Abidin.

Dari jumlah itu, kata Zaenal, jalur prestasi paling banyak pendaftar. Yakni, 25 calon siswa dari pagu sebanyak 12. Pun, prestasi nilai UN dengan 20 pendaftar dari delapan pagu yang tersedia. Di luar dua jalur tersebut masih belum terpenuhi.

‘’Jalur tidak mampu dari 60 pagu baru 9 pendaftar. Jalur (anak) buruh belum ada sama sekali dari 20 pagu. Sedangkan perpindahan tugas orang tua ada enam pendaftar dari 20 pagu,’’ ujar Zaenal kepada Radar Ngawi.

Pada PPDB tahun ini SMAN 2 Ngawi membuka 11 rombongan belajar (rombel) dengan total siswa sebanyak 396. Sesuai ketentuan yang tercantum dalam Permendikbud 51/2018 tentang PPDB dan Pergub Jatim 23/2019, sekolah diberi kewenangan menerima peserta didik baru di luar PPDB reguler.

Aturan itu juga mencantumkan persentase kuota siswa berdasarkan jumlah pagu masing-masing SMA. Misalnya, sekolah tidak boleh menerima pendaftar melalui jalur prestasi lebih dari lima persen dari total pagu keseluruhan.

Kurang diminatinya jalur offline juga melanda SMAN 1 Ngawi. Hingga penutupan pendaftaran kemarin, sekolah tersebut baru menerima 52 pendaftar. Dari jumlah tersebut, 17 di antaranya merupakan pendaftar jalur keluarga tidak mampu. ‘’Pagu sekolah kami tahun ini 360 atau 10 rombel,’’ Sukamdi, kepala sekolah.

Sementara itu, Kepala Cabang Dinas Pendidikan (Cabdindik) Jatim Wilayah Madiun-Ngawi Supardi mengatakan, sisa kuota jalur offline akan dialihkan ke PPBD online. Yakni pendaftaran reguler yang dijadwalkan selama empat hari, pada 17-20 Juni mendatang.

‘’Sesuai jadwal, pengumumannya 21 Juni,’’ ungkapnya sembari menyebut pelaksanaan PPDB offline akan berlanjut ke tahap verifikasi dan validasi data di sekolah masing-masing. Sedangkan pengumuman resmi dilakukan pada 17 Juni mendatang. (den/isd)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here