MadiunPendidikan

PPDB Selesai, Cabdindik Konsultasi Masalah Kekurangan Pagu ke Pemprov

MADIUN – Pelaksanaan PPDB SMA/SMK memasuki babak baru. Hari ini (24/6) dan besok (25/6), seluruh calon peserta didik yang lolos seleksi jalur zonasi bisa langsung melakukan daftar ulang di sekolah tujuan.

Kepala Cabdindik Jatim wilayah Madiun Supardi menyatakan, proses pendaftaran sudah tuntas pada Jumat (21/6) lalu. Hasilnya juga sudah diumumkan Sabtu (22/6). Pengumuman itu sedianya mundur sehari dari jadwal semula. Kebijakan itu ditempuh agar sekolah yang pagunya belum terpenuhi bisa melakukan pemenuhan pagu. ‘’Hanya SMAN 4 Madiun yang pagunya belum terpenuhi untuk jenjang SMA,’’ katanya kepada Jawa Pos Radar Madiun kemarin (23/6).

Tercatat dalam situs ppdbjatim.net, calon peserta didik yang mendaftar di SMA tersebut sejumlah 162 anak. Sementara kuota pagu yang disediakan ada 256 kursi. Hal yang sama juga terjadi di SMKN 2, SMKN 3, SMKN 4 dan SMKN 5 Madiun. Bedanya kekurangan pagu terjadi di jurusan tertentu.

Menyikapi persoalan tersebut, Supardmi mengaku menyerahkan sepenuhnya ke Dinas Pendidikan (Dispendik) Jatim. Pihaknya menyarankan tidak ingin berpolemik dengan proses PPDB yang sekarang masih berjalan. ‘’Kami serahkan ke provinsi untuk menentukan (masalah kekurangan pagu). Saya tidak mau berisiko,’’ ungkapnya.

Selama ini, menurut dia, seleksi pemenuhan pagu dilakukan secara tersistem oleh dispendik. Sedangkan, tupoksi cabdindik hanya operator pelaksana di lapangan. Karena itu pihaknya belum bisa memberikan kepastian apakah ada kebijakan lain seperti pembukaan gelombang kedua PPBD dari dispendik untuk memenuhi kekurangan pagu di sekolah-sekolah tersebut. ‘’Kami tetap konsultasikan ke dispendik. Tetapi, sampai dengan saat ini masih belum ada jawaban,’’ ujar Supardi.

Perihal adanya surat edaran (SE) susulan yang diterbitkan oleh Mendikbud, Supardi menyatakan itu tidak berpengaruh pada PPDB di Jatim. Karena prosesnya sudah hampir berakhir. Setelah pada Sabtu lalu hasil PPDB SMA/SMK negeri diumumkan. ‘’Tetap lanjut sesuai jadwal. Besok (hari ini) daftar ulang,’’ ucapnya.

Untuk syarat daftar ulang banyak hal yang perlu disiapkan oleh calon peserta didik baru. Antara lain, print out pendaftaran, fotokopi akta kelahiran, fotokopi kartu keluarga (KK), fotokopi ijazah/SKHUN, dan fotokopi rapor SMP.

Sementara itu, Sekretaris Dewan Pendidikan Kota Madiun Eddie Sanyoto menyatakan perlu adanya evaluasi pelaksanaan PPDB SMA/SMK negeri. Terutama dalam penerapan sistem zonasi yang dianggap oleh masyarakat tidak adil. ’’Membuka rombongan belajar (rombel) baru atau menambah pagu tentu bisa menjadi solusi. Namun, tetap harus mempertimbangkan nasib sekolah swasta,’’ katanya. (her/ota)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
               
         
close