PPDB: Pagu Sejumlah SMPN Kota Ngawi Belum Terpenuhi

49

NGAWI – Sistem zonasi ternyata tidak berdampak signifikan terhadap peta perolehan calon siswa dalam penerimaan peserta didik baru (PPDB) SMP di Ngawi tahun ini. Terutama bagi sekolah di wilayah kota.

SMPN 3 Ngawi, misalnya. Kendati hasilnya belum diumumkan resmi, sekolah tersebut mendapat pendaftar sebanyak 130 calon siswa. Sementara, pagu yang tersedia adalah 160. ‘’Ada lima rombel (rombongan belajar, Red) di sini. Tahun lalu kami menerima siswa baru sejumlah 124,’’ kata Kepala SMPN 3 Ngawi Siswoto Rabu (12/6).

Meski pagu belum terpenuhi, Siswoto mengaku tidak kecewa. ‘’Sebenarnya ya berharap pagu terpenuhi. Tapi, yang sekolah ke sini mayoritas dari wilayah-wilayah tertentu saja. Toh jumlah lulusan SD sekarang juga semakin berkurang,’’ ungkapnya.

Kondisi pagu belum terpenuhi juga melanda SMPN 4 dan SMPN 6 Ngawi. SMPN 4 yang memiliki daya tampung 256, baru memperoleh 192 pendaftar. Bahkan, SMPN 6 Ngawi baru mendapat 66 calon siswa dari pagu yang tersedia sejumlah 96. ‘’Jumlah yang daftar tahun ini menurun dibanding tahun lalu. Kami mennunggu sekolah-sekolah yang kelebihan pagu,’’ kata Kepala SMPN 6 Ngawi Sri Rahayu.

Kondisi bertolak belakang dialami SMPN 1, SMPN 2, dan SMPN 5 Ngawi. Ketiga sekolah tersebut bisa dipastikan pagunya bakal terpenuhi. Sebab, jumlah lulusan SD yang mendaftar sudah melebihi daya tampung masing-masing. SMPN 1 mendapat 335 pendaftar dari pagu 288. Sedangkan SMPN 2 Ngawi memperoleh 387 calon siswa dari pagu 288. ‘’Kami mendapat 306 pendaftar, pagu yang tersedia 288,’’ kata Muhadi, panitia PPDB SMPN 5 Ngawi.

Dari tiga zona yang telah ditentukan dalam PPDB tahun ini, SMPN 5 mendapat pendaftar paling banyak dari zona II. Perinciannya, zona I sebanyak 70 (wajib diterima lantaran domisili satu desa dengan sekolah, Karangasri). Sedangkan zona II 149 pendaftar dan zona III 87 pendaftar.

Pada zona II dan III akan diberlakukan sistem perangkingan. ‘’Perangkingan masih menunggu SKL (surat keterangan lulus, Red). Hari ini (kemarin 12/6), baru 15 pendaftar yang menyerahkan SKL,’’ ungkap Muhadi. (den/isd)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here