Potensi Besar Kenalkan Wisata Madiun Raya

105

MADIUN – Event Karismatik Cycling Community (KCC) 2019 memberi bonus yang tidak terduga bagi Kota Madiun. Bukan sekadar mempromosikan keunggulan daerah, namun juga meningkatkan perekonomian masyarakat. ’’Banyak hal yang kami peroleh. Salah satunya mengenalkan kuliner, UMKM dan bisa menjadikan Kota Madiun sebagai tujuan wisata domestik,’’ kata Wali Kota Madiun Sugeng Rismiyanto (SR) kemarin (9/3).

Buktinya tingkat okupansi hotel di Kota Madiun naik dengan adanya event berlevel nasional yang digelar pemkot dengan menggandeng Jawa Pos Radar Madiun tersebut. Karena memang banyak cyclist dari berbagai daerah di Jatim, Jateng dan Jakarta yang ikut serta. Selain itu jumlah peserta yang berpartisipasi ternyata juga melebihi ekspektasi awal. Dari semula yang ditargetkan hanya diikuti oleh sekitar 300 peserta, ternyata bisa tembus 470 cyclist. ’’Kami memang berharap ada event semacam ini yang bertaraf regional maupun nasional tiap tahunnya,’’ ungkap SR.

Dari start, peserta menempuh jarak 23,1 km untuk city tour mengelilingi jalanan Kota Karismatik. Sepanjang rute itu para cyclist disuguhi hasil pembangunan dan perkembangan ekonomi di Kota Madiun. Serta akses jalan yang mulus. Selanjutnya rombongan melintasi kawasan Ring Road Barat hingga masuk wilayah Magetan melalui jalur perkampungan. Saat melibas jalanan di Kota Madiun rata-rata kecepatan cyclist antara 30-35 km/per jam.  ’’Adanya kegiatan semacam ini tentu bisa berdampak pada pendapatan asli daerah (PAD) dan peningkatan ekonomi,’’ terang SR.

Kapolres Madiun Kota AKBP Nasrun Pasaribu mengapresiasi ajang KCC 2019 yang merambah tiga daerah sekaligus. Mulai Kota/Kabupaten Madiun dan Magetan. Bagi Nasrun, Kota Madiun punya potensi yang luar biasa untuk dikembangkan. ’’Ini sekaligus menjadi ajang mengkampanyekan masyarakat gemar bersepeda dan promosi wisata di Kota Madiun. Terutama untuk para peserta dari luar daerah,’’ ujarnya selepas mengibarkan bendera start bersama dengan wali kota Madiun.

Direktur Radar Madiun Aris Sudanang mengaku terkesan dengan animo masyarakat yang mengikuti Karismatik Cycling Community 2019. Hal itu menjadi bukti bahwa olahraga bersepeda sangat di gemari oleh seluruh elemen masyarakat. ’’Alhamdulillah antusiasnya sangat tinggi dan luar biasa, saya tidak menduga jika peserta yang ambil bagian bisa sebanyak ini,’’ ujarnya.

Dia mengungkapkan event ini merupakan salah satu gerakan masal untuk mengembangkan potensi olahraga bersepeda. Serta sekaligus mengenalkan pariwisata Madiun Raya.  ’’Jumlah peserta yang banyak ini jauh dari ekspektasi kami sebelumnya dan ini merupakan sinergitas kami dengan stakeholder,’’ ungkapnya.

Lebih lanjut, Aris berharap ke depan event serupa dapat kembali digelar bersama dengan Jawa Pos Radar Madiun sebagai mitra. Tentunya bertujuan untuk meningkatkan minat masyarakat terhadap olahraga bersepeda. Dia juga mengucapkan terima kasih kepada stakeholder dan sponsor yang sudah mendukung acara ini. ’’Mudah mudahan dengan kemeriahan event ini, selanjutnya kami bisa mendapatkan kepercayaan kembali untuk menggelar Karismatik Cycling Community (KCC) tahun depan,’’ tandasnya.

Sementara itu, Bupati Magetan Suprawoto bersama Sekda Bambang Trianto juga menyambut langsung para partisipan ketika memasuki pitstop di Masjid Akhlakul Karimah Kubah Mas, Sidorejo. Orang nomor satu di Magetan itu mengapresiasi kolaborasi apik antara Pemkot Madiun bersama Pemkab Magetan. Menurutnya, hubungan seperti ini harus terus dipertahankan. Terlebih, mendapat support penuh dari Polres Madiun Kota, Polres Madiun dan Polres Magetan. ’’Tahun depan harus dilaksanakan lagi, ini event yang luar biasa,’’ ujar bupati.

Sekda Magetan Bambang Trianto (BT) mengapresiasi pelaksanaan event KCC yang digelar pemkot bersama Jawa Pos Radar Madiun. Ke depan, dirinya berharap pelaksanaan jauh lebih besar dan meriah. Jarak tempuh bisa semakin panjang melintasi sejumlah wilayah di Kota Madiun, Kabupaten Madiun, dan Magetan. ’’Pasti kami support penuh tahun depan,’’ ujar BT yang juga memberangkat peserta yang mengikuti race perebutan KOM/QOM.

Senada disampaikan Sekda Kota Madiun  Rusdiyanto. Pejabat asli kelahiran Plaosan, Magetan itu menilai level event harus ditingkatkan dari nasional ke internasional. Dia berharap banyak cyclist dari berbagai daerah di Indonesia dan luar negeri bisa ikut. ’’Ada banyak tim-tim bersepeda dan cyclist internasional yang bisa ikut event ini tahun depan,’’ pungkasnya. (her/ota)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here