Porsche WNA Jepang Ringsek usai Tabrak Pohon di Takeran

1414
HANCUR: Bagian depan mobil Porsche 718 Boxster ringsek setelah menabrak tiang reklame kayu dan pohon di Jalan Raya Takeran kemarin. Sebelumnya, mobil lebih dulu terlibat serempetan dengan seorang pengendara sepeda motor.

MAGETAN, Jawa Pos Radar Magetan – Kepergian Minoru Kikuji, 60, menjemput Eva Maharani, istrinya, yang sedang menghadiri acara pernikahan di Kelurahan/Kecamatan Takeran, berujung celaka. Mobil Porsche 718 Boxster berkelir biru dengan nopol L 73 VI yang dikemudikan warga negara asing (WNA) asal Jepang itu remuk usai menabrak sebuah tiang reklame kayu dan pohon di Jalan Raya Takeran Minggu (4/8).

Sebelumnya, mobil mewah seharga Rp 2,3 miliar tersebut sempat menyerempet seorang pengendara sepeda motor. Sumadi, 70, nama pengendara sepeda motor, itu baru saja keluar dari warung. Warga Desa Tawangrejo, Takeran, tersebut berniat kembali ke rumah.

Baru melaju sekitar 20 meter, Sumadi terserempet bodi kiri mobil convertible dengan dua seat yang disopiri Minoru Kikuji. Seketika Sumadi langsung tersungkur ke tanah. Sedangkan, sepeda motor Yamaha Mio miliknya terseret mobil sejauh 10 meter dari lokasi senggolan.

Sementara mobil terus melaju tanpa kendali hingga menabrak tiang reklame dan baru berhenti setelah menghantam pohon. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Baik Sumadi maupun Minoru Kikuji hanya mengalami luka ringan. ‘’Tapi, bagian depan mobil hancur. As rodanya patah. Sepeda motor juga rusak,’’ kata Sakat, saksi mata.

Polisi tiba di lokasi sekitar 10 menit pasca kecelakaan. Tetapi, keduanya sudah dibawa oleh warga dengan kendaraan lain ke Puskesmas Takeran untuk mendapatkan perawatan. Minoru sempat mengeluh kesakitan di bagian dada akibat benturan tersebut.

Begitu sudah mengetahui gambaran kronologis kejadian awal dari warga, polisi langsung meminta keterangan Minoru. Dia terlihat nervous. ‘’Pengemudi mobil merupakan WNA asal Jepang. Tapi, beberapa tahun tinggal di Villa Bukit Indah, Pakuwon Lakar Santri, Surabaya, bersama Eva Maharani, istrinya,’’ terang Aipda Budianto, anggota Unit Laka Lantas Polres Magetan.

Data itu sama persis dengan yang tertera dalam STNK. Tapi, atas nama Eva Maharani. Yang jelas, secara administrasi komplet. Sedangkan, sepeda motor Yamaha Mio yang jadi lawannya itu tanpa tanda nomor kendaraan bermotor (TNKB).

Petugas langsung melakukan olah TKP saat itu juga. Mereka mengukur jarak dan menggambar posisi korban yang tertabrak. Minoru belum bisa dimintai keterangan lebih lanjut. Dia meminta polisi untuk berbicara dengan pengacaranya.

Supaya kejadian itu tidak berlarut-larut jadi tontonan warga, mobil mewah tersebut kemudian dievakuasi. Ditambah posisinya yang melintang di jalan. Namun, lebih dulu mobil itu ditutup terpal sebelum kemudian diderek ke Mapolres Magetan. ‘’Kalau berdasarkan surat-suratnya, mobil itu baru dibeli sekitar enam bulan lalu,’’ kata Budianto. (fat/c1/her)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here