Ponorogo, Kabupaten Budaya di Mata Dunia

25
TUKAR BUDAYA: Wakil Bupati Soedjarno bertukar cenderamata dengan perwakilan delegasi berbagai negara saat penutupan PIMFF 2019 Selasa malam (30/7).

PONOROGO, Jawa Pos Radar Ponorogo – Ponorogo International Mask and Folklore Festival (PIMFF) 2019 ditutup dengan spektakuler Selasa malam (30/7). Seluruh delegasi dari tujuh negara dan kabupaten berkesempatan menampilkan kembali kesenian-kesenian tradisional kebanggaan mereka. Sebagai penutup, seluruh delegasi juga bertukar cenderamata sebagai tanda terjalinnya hubungan kerja sama antarbudaya. ‘’Melalui PIMFF, kita bisa saling memahami budaya satu sama lain,’’ kata Wakil Bupati Ponorogo Soedjarno.

Ribuan wisatawan dari dalam dan luar negeri memadati panggung utama Alun-Alun Ponorogo. Penampilan tiap delegasi sukses memukau pengunjung. Sebut saja penampilan dari Sooyoung Yaryu (Korsel) yang memukau lewat fragmen tari yang sarat cerita sejarah kebudayaan Korea. Atau, tari cerita rakyat tentang leluhur yang dipentaskan Folklore Ensemble Kopaniciar (Slovakia). Ada pula, Arts and Culture Association Timor Furak (Timor Leste), Nurafshon Folk Dance Group (Uzbekistan), Grupo Folk Alianza (Meksiko), Razdolie (Rusia), hingga Fuego Morlaco (Ekuador) yang silih berganti menghentak panggung utama. Tak terkecuali Reyog Ponorogo yang sukses menghipnotis para pengunjung. ‘’PIMFF memberi pengalaman berharga khususnya bagi seluruh warga Ponorogo,’’ ujar Soedjarno.

Bupati Ipong Muchlissoni bangga dengan pergelaran perdana ini. PIMFF bukan sekadar festival budaya biasa. Melainkan sebagai ruang saling mengenal antara Ponorogo dan dunia. Selama empat hari di Ponorogo, para delegasi berkesempatan mengikuti berbagai kegiatan. Mulai penanaman bibit pohon hingga bertukar ilmu melalui workshop. PIMFF sukses meneguhkan Ponorogo sebagai kabupaten seni dan budaya di eks karesidenan. ‘’PIMFF adalah sarana akulturasi antarbudaya. Juga sarana memperkenalkan seni budaya Ponorogo secara luas di level internasional,’’ tuturnya. (naz/c1/fin/adv)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here