Selidiki Kematian Sulami, Polisi Periksa Tiga Saksi

478

PONOROGO – Penyebab kematian Sulami terus diselidiki oleh polisi. Hanya, mereka belum bisa menyimpulkan apakah perempuan 37 tahun itu tewas karena bunuh diri atau memang dibunuh. Saat ini, sejumlah saksi diperiksa secara bergiliran oleh Polsek Sambit. ”Kami sudah periksa tiga saksi untuk dimintai keterangan,” kata Kapolsek Sambit AKP Damana.

Adapun mereka yang diperiksa sebagai saksi adalah Boyati, 72, ibu korban,  Marsono ketua RT setempat, dan Peno, suami siri korban asal Dolopo, Madiun. ”Sekali lagi belum dapat kami simpulkan.  Masih menunggu hasil lebih lanjut,” lanjutnya.

Dari keterangan para saksi polisi mendapatkan informasi korban pernah melakukan dua kali percobaan bunuh diri.  Pertama Sulami mencoba bunuh diri dengan menggorok lehernya sendiri pada 2008. Kejadian itu sempat menggegerkan desa setempat. Namun nyawa Sulami masih bisa ditolong. Percobaan bunuh diri kedua dilakukan Sulami dengan menyayat urat nadinya. Hanya perbuatannya itu gagal setelah diketahui ibunya.

Kendati demikian, hal itu belum cukup kuat bagi polisi mengambil kesimpulan atas kejadian tersebut. Apalagi luka sayatan sepanjang 10 sentimeter di perut Sulami terkesan ganjil. ”Kita tunggu dulu perkembangannya,” ucap Damana. (mg7/her)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here