Magetan

Polisi dan Mahasiswa Doakan Kepergian Dua Pahlawan Demokrasi

MAGETAN, Jawa Pos Radar Magetan – Polisi dan mahasiswa menggelar salat gaib bersama di Sekolah Tinggi Agama Islam Maarif (STAIM) Magetan Minggu (29/9). Wujud belasungkawa atas meninggalnya demonstran mahasiswa di Kendari, Sulawesi. Immawan Randy, 21, dan Muhammad Yusuf Kardawi, 19, dari Universitas Halu Oleo, Kendari. ‘’Kami turut berdukacita pada adik-adik mahasiswa yang menjadi korban saat demo di Kendari,’’ ucap Kapolres Magetan AKBP Mohammad Riffai.

Riffai berharap, mahasiswa di Magetan dapat menyikapi insiden tersebut dengan kepala dingin. Dia tak mengharapkan adanya kejadian serupa di kabupaten ini. Semua berkewajiban menjaga situasi tetap aman dan kondusif. ‘’Kami harap situasi ini dapat selalu terjaga,’’ katanya.

Silaturahmi dan doa bersama juga dihelat di Ponpes Pelajar dan Mahasiswa Al Manshurin di KPR Asabri 1, Tawanganom, Magetan. Salat gaib dan tahlilan bersama mahasiswa itu berlangsung haru. Unjuk rasa menolak RUU KUHP juga berlangsung secara damai di Magetan. Mahasiswa menyampaikan aspirasinya dan membubarkan diri setelah bertemu pimpinan DPRD Magetan. (fat/c1/fin)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
               
         
close