Polisi Belum Temukan Bukti Dugaan Pungli PTSL

130

NGAWI – Kabar adanya pungutan liar (pungli) dalam program pendaftaran tanah sistematis lengkap (PTSL) di Desa Tambakromo, Padas, masih sebatas dugaan. Meski sudah masuk penyelidikan kepolisian, hingga saat ini belum ada bukti yang mengarah ke tindak pidana tersebut. ‘’Untuk sementara belum kami temukan (bukti, Red),’’ kata Kasat Reskrim AKP Indra Najib kemarin (15/3).

Indra menyampaikan bahwa pihaknya sudah memanggil beberapa orang, baik dari unsur panitia maupun perangkat desa, untuk dimintai keterangan. ‘’Masih terus kami dalami apakah ada pihak terkait yang berusaha untuk memanfaatkan dana tersebut,’’ ujarnya.

Informasi yang diterima Radar Ngawi, sebagian peserta merasa keberatan dengan biaya tambahan yang dipungut pihak panitia program PTSL desa setempat. Jika seharusnya hanya Rp 150 ribu, kabarnya mereka dimintai biaya tambahan sekitar Rp 170 ribu lagi. Hal itu memicu kecurigaan hingga akhirnya dilaporkan kepada kepolisian. ‘’Untuk keterangan lebih lanjut kami belum bisa menyampaikan karena masih proses lidik,’’ jelasnya.

Seorang peserta program PTSL yang meminta namanya tidak dikorankan mengatakan, sekitar 700 warga yang telah mendaftar. Dari jumlah itu hampir semuanya telah membayar sesuai yang ditarik panitia. Yakni, Rp 320 ribu, termasuk biaya tambahan yang dipungut ketika pengambilan sertifikat. ‘’Katanya untuk menebus sertifikat itu,’’ ujarnya.

Dia menyebut, peserta sebenarnya sudah menanyakan rincian penggunaan biaya tambahan itu. Sebab, yang diketahui selama ini hanya biaya pendaftaran PTSL sebesar Rp 150 ribu. Dengan perincian, untuk pembelian tiga buah patok, satu lembar materai, dan biaya operasional panitia. ‘’Infonya (biaya tambahan, Red) itu untuk RT dan RW yang ikut membantu saat proses pengukuran tanah,’’ ungkapnya.

Meski begitu, dia mengakui biaya keseluruhan pengurusan program PTSL itu masih wajar. Namun, ketidakjelasan perincian penggunaannya yang memunculkan kecurigaan. Karena itu, pihaknya berharap, jika tidak dapat dipertanggungjawabkan, biaya tambahan yang sudah telanjur ditarik itu dikembalikan kepada peserta. (tif/c1/isd)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here