PNS Haram Mudik dengan Mobil Dinas

184

MAGETAN – Puluhan PNS Pemkab Magetan terpaksa gigit jari. Mereka dilarang menggunakan mobil dinas (mobdin) untuk keperluan mudik Lebaran. Larangan itu berlaku selama 12 hari mulai besok. ‘’Mobil pelat merah hanya digunakan untuk tugas kedinasan,’’ kata Sekda Magetan Bambang Trianto (BT) Kamis (7/6).

BT mengungkapkan, larangan mobdin digunakan untuk mudik mengacu Surat Edaran (SE) Men PAN-RB Asman Abnur Nomor B/21/M.KT.02/2018. Meski pemerintah resmi melarang, pihaknya memberikan toleransi mobdin tidak harus dikembalikan ke sekretariat pemkab. ‘’Mobil boleh dibawa pulang. Tapi harus tetap dirawat dengan baik,’’ paparnya.

Dia mempersilakan mobdin digunakan saat Lebaran. Namun, tidak boleh sampai luar daerah. Pun diperbolehkan dipakai untuk kepentingan silaturahmi sesama pejabat organisasi perangkat daerah (OPD) ketika open house. ‘’Yang penting tidak dibawa sampai ke luar daerah,’’ tutur BT.

Larangan mudik dengan kendaraan dinas, lanjut dia, diterapkan mulai kepala daerah hingga jajaran di tingkat bawah. Aturan tersebut tidak berlaku bagi kendaraan yang bersifat operasional pelayanan masyarakat seperti ambulans, truk sampah, dan satpol PP.

Secara tidak langsung, larangan bagi PNS menggunakan mobdin untuk kepentingan mudik diatur dalam PermenPAN-RB 87/2005 tentang Pedoman Peningkatan Pelaksanaan Efisiensi, Penghematan, dan Disiplin Kerja. Belakangan, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pun melarangnya. ‘’Jadi, harus bisa membedakan mana yang untuk urusan dinas dan pribadi,’’ imbuh mantan kepala dinas pendidikan itu.

BT menambahkan, ASN yang ketahuan menggunakan kendaraan dinas untuk mudik atau liburan selama Lebaran bakal dikenai sanksi. Sanksi pelanggaran tersebut bakal disesuaikan dengan peraturan tentang disiplin pegawai negeri sipil. ‘’Ya, pastinya akan mendapatkan peringatan dan teguran,’’ tandasnya. (cor/c1/isd)

 

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here