PLN Pastikan Nihil Gangguan Listrik

29

MAGETAN – Hingga hari terakhir, UNBK SMK nyaris tidak ada kendala masif. Pemadaman listrik yang menjadi momok penyelenggara tak terjadi. Bahkan, beberapa sekolah sengaja menyediakan genset untuk mengantisipasi. Sebab, masalah kelistrikan benar-benar diantisipasi PLN. ‘’Setiap hari kami memotong pohon agar tidak mengganggu kabel,’’ kata Manajer PT PLN ULP Magetan Tarwoko kemarin (28/3).

Pihak PLN pun sudah memetakan daerah rawan gangguan listrik. Terutama di kawasan pegunungan yang ditumbuhi banyak pohon. Yakni, wilayah Poncol dan Plaosan. Selain rawan karena pepohonan, potensi gangguan itu juga datang dari binatang. ‘’Tapi, sampai hari terakhir (UNBK, Red) ini belum ada kendala,’’ klaimnya.

Pepohonan di kawasan Perhutani tidak memberi masalah. Perhutani mempersilakan ranting pohon yang mengganggu kabel dipangkas. Namun, jika harus menebang harus minta izin. Sudah ada pembicaraan antara kedua BUMN itu sejak dulu. Selama ini, penebangan itu sebatas pada ranting. ‘’Jadi, masih aman karena hanya ranting yang dipangkas,’’ jelasnya.

Menurut Tarwoko, pihaknya memberi perhatian khusus terhadap pelaksanaan UNBK. Bukan hanya jenjang SMK, namun juga SMA dan juga SMP/MTs. Terhitung mulai bulan ini dan bulan depan. Dia juga sudah berkomunikasi dengan Cabdindik Jawa Timur Wilayah Kabupaten Magetan dan Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Magetan. ‘’Kami sangat support kelancaran UNBK,’’ ujarnya.

Dari tahun ke tahun, pelaksanaan UNBK selalu berjalan lancar. PLN menghentikan pemeliharaan jaringan saat berlangsungnya UNBK. Sehingga, aliran listrik di sekolah penyelenggara UNBK tidak mengalami pemadaman. Pemeliharaan di luar pelaksanaan UNBK pun, selalu ada pemberitahuan lebih dulu. Sehingga, masyarakat bisa mengantisipasinya. ‘’Tapi, jika terjadi karena faktor cuaca, ya harap dimaklumi. Cuaca memang tidak bisa diprediksi,’’ bebernya.

Memang tidak ada tambahan personel selama pelaksanaan UNBK. Hanya, petugas yang ada diminta lebih meningkatkan kesiagaan. Jika terjadi kendala pada titik-titik tertentu bisa langsung ditangani. Semisal di wilayah Kecamatan Parang mengalami gangguan, maka bakal disuplai jaringan terdekatnya. Itu lantaran sistem pembangkit listrik Jawa-Bali interkoneksi. ‘’Sehingga, jaringan terdekat bisa membantu daerah yang mengalami gangguan,’’ paparnya. (bel/c1/sat)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here