Madiun

PKL Huni Bakal Sentra Kuliner Rimba Darma

MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Boyongan para pedagang kaki lima (PKL) Kota Madiun ke Jalan Rimba Darma harus menunggu setidaknya 12 purnama alias setahun. Belum tuntasnya pembangunan jalur pedestrian di bekas saluran air itu menjadi musabab relokasi urung digeber.

Pemkot berencana memanfaatkan trotoar itu sebagai sentra kuliner. ‘’Setelah tahap pertama selesai Agustus lalu, masih ada pembangunan lanjutan yang diperkirakan selesai September tahun depan,’’ kata Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Kota Madiun Suwarno Rabu (14/10).

Suwarno mengatakan, pengerjaan proyek jalur pedestrian tahap dua dimulai Maret atau April 2021. Alokasi anggaran disiapkan Rp 12 miliar untuk membangun akses pejalan kaki sepanjang sekitar 300 meter. Nominal tersebut lebih besar dari tahap pertama. Yakni, Rp 10 miliar untuk jalur sepanjang 235 meter. ‘’Teknik pengerjaannya sama dengan tahap sebelumnya. Memasang box culvert di saluran air,’’ terangnya.

Kepala Dinas Perdagangan Kota Madiun Ansar Rosidi menyebut, jalur pedestrian sepanjang setengah kilometer itu bisa menampung sedikitnya 200 PKL. Daftar nama bakal penghuni dari berbagai jalan protokol telah disiapkan. Namun, dia masih merahasiakan lokasi pastinya. ‘’Tentunya menunggu arahan Pak Wali Kota (Maidi, Red),’’ ujarnya.

Sementara, Maidi menyatakan bahwa penghuni sentra kuliner untuk kalangan tertentu. Selain PKL kelas menengah ke bawah, juga PKL yang mengganggu fasilitas publik. Ketika sarpras telah siap, pedagang langsung direlokasi. ‘’Sentra kuliner ini akan meningkatkan produk lokal dan daya beli masyarakat,’’ ucapnya. (kid/c1/cor)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

?php /** * The template for displaying the footer * */ defined( 'ABSPATH' ) || exit; // Exit if accessed directly do_action( 'TieLabs/after_main_content' ); TIELABS_HELPER::get_template_part( 'templates/footer' ); ?>
Close
               
         
close