Pilkades Pringkuku: Selisih Satu Lidi Meruncing

77

PACITAN – Ketidakpuasan atas hasil Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Watukarung, Pringkuku, belum mereda. Bahkan, cenderung meruncing. Hingga petugas Polsek Pringkuku harus berkerja ekstra untuk mengamankan dan mengawasi dinamika masyarakat desa setempat.

Demi menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, polisi mengamankan kotak suara pilkades. Yakni, dengan memboyongnya ke Pendopo Pemkab Pacitan. ‘’Yang jelas kami melakukan pengamanan bukan hanya mulai dari sengketa, tapi sejak awal pelaksanaan pilkades,’’ kata Kapolsek Pringkuku Kompol Wahyudi, Rabu (10/10).

Menurut Wahyudi, pengamanan dilakukan setiap ada kegiatan pengumpulan masyarakat di Desa Watukarung. Pun saat audiensi di balai desa setempat kemarin. Di luar itu, hanya sebatas pemantauan dan patroli. ‘’Kami mendapat perintah dari kapolres untuk memperketat pengamanan dokumen kotak suara,’’ ujarnya.

Wahyudi menambahkan, saat ini permasalahan telah dilimpahkan ke panitia tingkat kabupaten. Sehingga, kotak suara dibawa ke pendapa pemkab Selasa (9/10) sekitar pukul 19.00. Itu dilakukan bersama panitia tingkat kabupaten dan disaksikan masing-masing calon kepala desa (cakades). ‘’Selain mengikuti tahapan, juga demi keamanan,’’ jelasnya.

Wahyudi menyebut proses pemindahan kotak suara berjalan lancar. Selain disaksikan dan diamankan petugas, juga dilakukan penyegelan tambahan agar terjamin keasliannya. ‘’Sudah disimpan di ruang asisten bupati dan juga masih kita laksanakan pengamanan selama 24 jam,’’ ungkapnya.

Informasinya, panitia Pilkades Watukarung menyediakan total 1.330  surat suara. Jumlah yang digunakan 1.123 lembar. Sementara 207 tidak digunakan atau rusak. Dari 1.123 lembar surat suara yang digunakan, 1.105 dinyatakan sah. Sementara 18 sisanya tidak sah lantaran berbagai sebab. Dari jumlah itu, cakades nomor urut 1 Darmadi mendapat 552 suara.  Sedangkan cakades nomor urut 2 Wiwit Pheni meraup  553 suara. Atau hanya berselisih satu lidi alias satu suara. (mg6/c1/sat)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here