Pileg 2019: Demokrat Berpeluang Menyodok ke Pucuk

141

MAGETAN – Meningkatkah perolehan kursi yang didapat Partai Demokrat pada pemilihan legislatif (pileg) 2019 ini? Bisa iya bisa tidak. Namun, patut diingat parpol berlambang mercy itu menjadi pemenang dalam Pilkada Magetan 2018 lalu. Yakni, mengantarkan pasangan Suprawoto–Nanik Endang Rusminiarti menduduki kursi kepala daerah-wakil kepala derah. ’’Statusnya pemenang pilbup, kecenderungan memenangi pileg juga,’’ kata pengamat politik Magetan Thoyieb Rantiono.

Dalam pesta demokrasi lima tahun silam, Demokrat berhasil meraih tujuh kursi dewan. Yakni, dari jumlah suara sebanyak 53.825. Satu kursi di bawah pesaing beratnya Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) yang berhasil menduduki delapan kursi dewan. Namun, pasca kekalahan PDIP dalam pilbup, potensi berbalik arah, muncul Demokrat berpeluang mengungguli PDIP atau berada di pucuk. ‘’Kepercayaan masyarakat terhadap Partai Demokrat akan meningkat,’’ ujarnya.

Saat dikonformasi, Ketua DPC Partai Demokrat Magetan Hartoto hanya menarget tambahan dua kursi dewan dalam Pileg 2019 ini. Dengan perolehan sembilan kursi, parpol yang diketuai umum oleh Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) itu sudah mendominasi jajaran kursi legislatif. Sebab, ada 14 parpol yang melenggang dalam Pileg 2019 nanti. ’’Kalau bisa penambahan dua kursi. Tapi, berapa pun jumlah kursi itu yang penting kami menang di Magetan,’’ katanya.

Dari lima dapil, Hartoto menumpukkan harapan penambahan kursi itu pada Dapil 1 dan 3 Magetan. Dapil 1 Magetan meliputi Kecamatan Magetan, Parang, Ngariboyo. Pileg lima tahun silam, pada dapil 1 hanya mendapatkan dua kursi. Tahun ini paling tidak harus ada penambahan satu kursi. ’’Caleg lama dan baru memiliki peluang yang sama,’’ ujarnya.

Sementara pada dapil 3, para caleg anyar diharapkan Hartoto bisa merebut satu kursi lainnya. Ada dua nama caleg anyar yang menjadi andalan Hartoto pada dapil yang terdiri dari Barat, Karangrejo, Karas, dan Kartoharjo ini. ’’Sebenarnya caleg baru-baru itu, banyak yang bisa diandalkan. Karena mereka sudah kader pilihan, bukan semata-mata kami calonkan untuk memenuhi kuota,’’ tuturnya.

Namun, Hartoto tidak berharap penambahan kursi itu pada Dapil 5 Magetan. Dapil yang meliputi Lembeyan, Kawedanan, Nguntoronadi, dan Sukomoro itu dianggap terlalu ngeri untuk menambah kursi. Dia hanya meminta kursi petahana untuk mengamankan kursinya. Sebab, di dapil yang hanya memiliki jatah delapan kursi itu terdapat caleg-caleg yang tidak bisa dianggap remeh. ’’Persaingan sangat ketat,’’ ucapnya.

Meski yakin perolehan kursi dalam Pileg 2019 ini meningkat karena kemenangan Pilbup 2018, namun Hartoto tak ingin jemawa. Dia tak ingin menganggap enteng lawan-lawannya. Sebab, keyakinan berlebih itu bisa menjadi bumerang bagi Demokrat. Saat ini, para caleg Demokrat tengah getol-getolnya door-to-door untuk meraih simpati warga. Sehingga turunnya perolehan kursi pada Pileg 2014 lalu tidak terulang. Pasalnya, pada Pileg 2009 silam, Demokrat mendapatkan delapan kursi. ’’Semua strategi akan kami maksimalkan,’’ katanya. (bel/c1/ota)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here