Pileg 2019: Berebut Suara Warga Pinggiran Kota

76

PONOROGO – Perebutan kursi legislatif di daerah pemilihan (dapil) 2 tak kalah seru. Delapan kursi DPRD diperebutkan 73 calon legislatif (caleg) mewakili Kecamatan Jenangan, Siman, Mlarak, dan Jetis. Partisipasi pemilih dari dapil 2 pada Pileg 2014 lalu juga terbilang cukup positif. ‘’Semakin bagus tingkat partisipasi pemilih, semakin berkualitas pula output pemilu,’’ kata Komisioner Divisi Teknis Penyelenggaraan dan Data KPU Arwan Hamidi kepada Radar Ponorogo kemarin (27/1).

Tercatat 139.774 orang masuk daftar pemilih tetap (DPT) pada Pileg 2014 lalu. Sebanyak 102.559 orang di antaranya menggunakan hak pilihnya. Perinciannya, 51.016 laki-laki dan 51.413 perempuan. Dari sana pula, delapan legislatif melenggang ke gedung DPRD dari dapil ini. ‘’Dibandingkan yang lain, dapil 2 termasuk tinggi partisipasinya,’’ ujarnya.

Delapan kursi legislatif tersedia dari dapil 2, tak ada perubahan. Arwan secara khusus menyoroti tingkat partisipasi di dapil tersebut. Meski masuk pinggiran kota, angka partisipasinya terbilang positif. Arwan percaya, pileg tahun ini tingkat partisipasinya tetap tinggi. Artinya, mereka yang terpilih merupakan orang-orang yang memang diharapkan masyarakat. ‘’Kami optimis tahun ini tetap tinggi,’’ sebut Arwan.

Berkaca Pileg 2014, sejumlah partai politik (parpol) berani menurunkan caleg sesuai kota maksimal kursi di dapil 2. PKB, PKS, Nasdem, Golkar, hingga Gerindra menurunkan delapan caleg mereka. Justru, PDI-Perjuangan (6 caleg), Demokrat (5), atau PAN (6), malu-malu menurunkan jagoannya. Arwan meyakini, pileg tahun ini di dapil 2 akan berlangsung kompetitif dan berkualitas. Untuk menunjang pencapaian target itu, pihaknya terus berupaya menggenjot partisipasi pemilih. ‘’Relawan demokrasi akan turun ke dapil 2 berdasar sepuluh basis massa berbeda. Ini bisa semakin mencerdaskan para pemilih akan pentingnya menyalurkan suara,’’ ucapnya. (naz/c1/fin)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here