Piala Indonesia: Persinga Patok Target Menang Lawan Persegres

72

NGAWI – Ujian superberat dilakoni Persinga Ngawi sore ini (27/12). Laskar Ketonggo –julukan Persinga– bakal menjamu Persegres Gresik United di ajang Piala Indonesia 2018. Di atas kertas, Laskar Joko Samudra lebih diunggulkan.

Namun, menilik catatan rekor kandang yang dimiliki, penggawa Persinga patut berbangga. Selama mengarungi Liga 3 Nasional dan Piala Indonesia, Persinga tidak pernah sekalipun kalah di Stadion Ketonggo. Persis Solo yang notabene berada satu level di atas Persinga juga tumbang dengan skor 1-0. Kini giliran Persegres yang musim 2017 terdegradasi dari Liga 1 ke Liga 2 yang datang sebagai penantang. Pun, musim ini semakin buruk ketika harus terlempar ke Liga 3 nasional. ’’Beri yang terbaik untuk Ngawi, wajib menang,’’ tulis CEO Persinga Dwi Rianto Jatmiko dalam pesan singkatnya yang dikirim ke koran ini.

Antok –sapaan akrabnya- menambahkan, kemenangan itu mampu mengobati rasa sakit suporter. Seperti diketahui, Persinga harus mengubur mimpi di Liga 3 Nasional. Tim kebanggaan warga Ngawi itu gagal melaju ke babak 8 besar usai dikalahkan Persik Kediri. ’’Harus fight!’’ tambah Antok yang tidak bisa memberi dukungan langsung lantaran sedang menjalani ibadah umrah di Tanah Suci.

Manajer Persinga Didik Purwanto juga mengaku optimistis Persinga meraih kemenangan. Sejumlah pilar utama dipastikan absen karena masih menjalani pemulihan pascasakit. Namun, dia yakin Slamet ’’Larso’’ Hariyadi dkk mampu memberi kejutan. Bermain di kandang sudah cukup menjadi modal utama Persinga. Dengan catatan semua pemain mau berjuang keras untuk menang. ’’Tentu kami juga berharap dukungan dari suporter. Pastimania dan GRW pastinya sudah rindu kemenangan,’’ ungkapnya.

Coach Persinga Fahmi Amiruddin mengaku siap menghadapi laga melawan Persegres. Pelatih berdarah Makassar itu juga yakin mampu mengalahkan lawannya itu. Kendati kehilangan sejumlah pemain andalannya, Fahmi mengaku tak mencemaskannya. Sebab, masih ada beberapa pemain yang bisa diandalkan untuk menggantikan pilar yang absen itu. ‘’Siapa yang mau bekerja sungguh-sungguh, dialah yang akan menang. Kami sudah minta anak-anak untuk ngotot, karena ini demi menjaga reputasi tim yang tidak pernah kalah di kandang,’’ paparnya.

Kondisi berbeda ditunjukkan tim Persegres Gresik United. Pelatih Persegres Sanusi Rahmat mengaku tidak mematok target apa pun. Dia hanya meminta anak asuhnya bermain normal. Mengenai skuad timnya yang akan berlaga sore nanti, Sanusi menyebut bukan skuad yang sama seperti ketika menjalani kompetisi Liga 2 lalu. Sejumlah nama besar seperti Aji Saka dan kapten Agus Indra sudah pasti tidak dibawa. Pun persiapan Persegres untuk menghadapi Persinga hanya sepekan. ’’Kami hanya ingin bermain normal. Tidak ada target,’’ ungkapnya. (tif/c1/ota)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here