Madiun

Petani Ancam Demo Pemprov Jatim

Bila Tambahan Pupuk Subsidi Tak Dipenuhi

MADIUN, Jawa Pos Radar Caruban –  Usulan dinas pertanian dan ketahanan pangan (distan) menggeser pupuk subsidi di tingkat kecamatan mustahil dilakukan Pemkab Madiun. Selain jatah sudah ter-plotting, stoknya pun kembang kempis. ‘’Karena yang belum terserap sudah menipis,’’ kata Kabid Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) Dinas Pertanian dan Perikanan (Disperta) Kabupaten Madiun Imron Rasidi Rabu (30/9).

Imron menyebut, alokasi pupuk subsidi dari pemerintah pusat 42,5 ribu ton. Secara global penyerapannya sudah 90 persen. Beberapa jenis pupuk sudah habis alias terserap 100 persen di 15 kecamatan. ‘’Kami sudah mem-plotting. Apalagi, setiap kecamatan juga membutuhkan pupuk,’’ ujarnya.

Disperta tidak bisa berbuat banyak mengenai pupuk subsidi yang sedang sekarat. Suplai menjadi wewenang pemerintah pusat. Upaya mengajukan tambahan nihil hasil. ‘’Informasinya akan ada penyaluran alokasi tahap ketiga akhir tahun ini. Kami akan mengusulkan tambahan. Tapi, kalau tidak dapat, ya beralih ke pupuk nonsubsidi,’’ paparnya.

Ketua Kelompok Tani Nelayan Andalan (KTNA) Kabupaten Madiun Suharno tetap berharap tambahan pupuk subsidi. Sebab, keberadaannya punya peran penting meningkatkan produktivitas pertanian. Sementara, harga beli pupuk nonsubsidi melebihi harga jual gabah. ‘’Kami akan demo ke Pemprov Jatim kalau Oktober ini tidak ada tambahan,’’ ancamnya. (den/c1/cor)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

?php /** * The template for displaying the footer * */ defined( 'ABSPATH' ) || exit; // Exit if accessed directly do_action( 'TieLabs/after_main_content' ); TIELABS_HELPER::get_template_part( 'templates/footer' ); ?>
Close
               
         
close