Peserta Karismatik Cycling Community 2019 Tembus 400

303

MADIUN – Jarak sepanjang 60,2 kilometer bakal ditempuh peserta Karismatik Cycling Community (KCC) 2019. Tak sekadar menyajikan rute city tour di kawasan Kota Madiun, tanjakan menyakitkan sejauh 9,4 kilometer yang nantinya harus siap-siap dilahap para cyclist. Khususnya, mereka yang nantinya berburu King of Mountain (KOM) dan Queen of Mountain (QOM).

Jarak 9,4 kilometer cukup ideal untuk KOM/QOM. Tidak terlalu panjang. Cuma, menguras energi. Sampai titik finis di kawasan objek wisata Telaga Sarangan, para cyclist harus mendaki hingga 1.351 meter di atas permukaan laut (mdpl). ’’Sensasinya memang itu (rute KOM, Red). Kenaikan ketinggian yang cukup signifikan,’’ kata Anri Bartali, chief commissaire KCC 2019.

Bartali menambahkan, rute KOM/QOM permukaan aspalnya cukup mulus. Tidak membahayakan cyclist. Pun dengan tanjakan berkelok di kawasan kebun stroberi. Dijamin aman dari lalu lalang kendaraan bermotor. Karena lebar jalan mencapai 8 meter. ’’Menjadi catatan di Pasar Sayur Plaosan. Harus lebih waspada untuk pengamanannya nanti,’’ ujarnya.

Untuk city tour menyodorkan sensasi jalur flat. Peserta KCC akan diajak menyusuri sejumlah ruas jalan protokol kawasan Kota Karismatik. Selanjutnya masuk menyisir kawasan pinggiran dan ring road Madiun. Sebelum akhirnya masuk di jalan perkampungan wilayah Kecamatan Bendo dan Sukomoro, Magetan, melalui Jiwan. Sejumlah desa yang dilalui di antaranya Tegalarum-Tanjung-Soco-Belotan-Dukuh-Tamanan. Selanjutnya, masuk di kawasan Kota Magetan. ‘’Untuk city tour di wilayah Kota Madiun sendiri sekitar 22 kilometer. Karena jalan perkampungan tentu relatif sempit. Hanya saja, cukup aman dan permukaan aspal bagus,’’ urainya.

Secara keseluruhan, rute event bersepeda jarak jauh yang didukung Pemkot Madiun dan Jawa Pos Radar Madiun itu cukup komplet. Ada jalur flat dan tanjakan. Ada ruas jalan protokol perkotaan dan perkampungan. Juga diselingi jalur yang melintasi hamparan persawahan yang indah. ’’Event ini merupakan kolaborasi  tourism dan sport,’’ tuturnya.

Sementara, Kasat Lantas Polres Madiun Kota AKP Affan Priyo Wicaksono yang ikut langsung simulasi KCC mengatakan bahwa rute yang melintasi wilayah Madiun Kota dijamin steril dari kendaraan bermotor. Pihaknya akan mengutamakan safety kepada para cyclist. Itu mengapa pria mantan pemain voli nasional itu terjun langsung mengecek rute. ’’Sebelumnya kami sudah mengecek rute dengan mobil patwal. Ini giliran dengan sepeda,’’ katanya.

Memastikan pengamanan selama pelaksanaannya nanti, Affan juga akan ikut nggowes bersama ratusan cyclist yang sudah teregistrasi panitia. Affan yang sekarang dengan sepeda anyarnya WDNSDY AJ1 size 56 warna hijau cerah lebih pede bisa menyentuh finis. ’’Bisa lah. Kan masih ada waktu sebulan untuk latihan. Cukup untuk melatih endurance,’’ ujarnya.

Project Officer (PO) KCC 2019 Didik Purwanto mengatakan bahwa peserta sudah overkuota. Jumlah yang sudah teregistrasi panitia sebanyak 400 cyclist. Mereka mayoritas berasal dari luar kota. Dan, para cyclist yang selama ini mengikuti berbagai event nasional. Untuk kelancaran administrasi, panitia menutup pendaftaran per hari ini (11/2). ’’Meski baru kali pertama diselenggarakan, Karismatik Cycling Community ini bisa menyedot animo cyclist nasional. Dan, mohon maaf kami harus menutup pendaftaran karena kuota pesertanya sudah terpenuhi,’’ ucapnya. (dip/c1/ota)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here