Pertarungan Cyclist Lokal Supersengit

75

MADIUNEvent bergengsi Karismatik Cycling Community (KCC) bakal supersengit. Khususnya, pertarungan para cyclist lokal pada kategori road bike under 40 dan upper 40. Siapa jawara King of Mountain (KOM)? Sepertinya, para jawara event Srambang KOM Challenge di Ngawi Oktober 2018 lalu akan kembali berpeluang podium.

Kelas lokal road bike under 40 misalnya, persaingan panas akan tersaji antara cyclist dari W2RB (Ponorogo) versus Banjarejo Road Bike (BRB). Nova Nurdinata dari W2RB, jawara KOM Srambang Challenge, dipastikan akan mendapat perlawanan dari M. Sriyono (BRB). Saat itu, Sriyono harus mengakui keunggulan Nova. Sedangkan, podium ketiga menjadi milik M. Taufiq, juga cyclist W2RB. Para cyclist BRB harus memperhatikan tim yang diturunkan W2RB. Sebab, ada 11 cyclist dari W2RB yang akan bertarung pada kategori tersebut. ’’Optimistis itu selalu, saya dan teman-teman BRB harus kerja keras, teman-teman dari W2RB yang turun full team tentu harus diwaspadai,’’ ujar M. Sriyono.

Sriyono tidak ingin gagal meraih podium di event KCC yang digelar Pemkot Madiun bersama Jawa Pos Radar Madiun. Namun, dia sadar betul kekuatan dari W2RB yang banyak diisi cyclist muda. Belakangan tim asal Ponorogo itu terus belatih secara berkelompok. ’’Dari BRB ada empat cyclist, semoga kami bisa podium,’’ harapnya.

Selain W2RB dan BRB, jangan melupakan pula IPSM. Tim legendaris dari Kota Madiun itu menurunkan tiga cyclist sekaligus. Masing-masing Samuel Dwi Setiawan, Eka Arya Wijaya, dan Eko Pujianto. Beberapa cyclist lain juga harus diwaspadai, di antaranya dari CCC, MCT, SCC, MSR, FCCM, DSCC, NCC (Ngawi), dan MCC (Ngawi). Total untuk under 40 diikuti 78 cyclist.

Pertarungan tak kalah sengit terjadi di kategori lokal road bike upper 40. Ini kelas yang seru karena diikuti 98 cyclist. Dibanding kategori lain, pada lokal road bike upper 40 paling banyak pesertanya. Sesuai prediksi, hasil dari Srambang KOM Challenge bisa jadi rujukan.  Pada event itu, Agus Haryanto, cyclist dari Ratjoen, meraih predikat KOM. Disusul berikutnya, Suwadi Haliman (IPSM) dan Suyadi (PCC) podium ketiga.

Namun, peraih podium Srambang wajib waspada. Sebab, sederet cyclist berpotensi menggusur. Seperti Andik Sungkono (IPSM), Anim Maula (FCCM), Amron Fatkur Rohman (W2RB). Suyadi saat dihubungi kemarin mengaku sudah bersiap mengikuti event KCC 2019. Dia sudah cukup hafal medan dan rute tanjakan di Sarangan. Menurutnya, kunci dari keberhasilan nanti pada mengatur kayuhan dan tenaga. ’’Persaingan akan ketat, semua berpeluang juara. Tapi, dibutuhkan juga pengalaman ketika mengikuti race, sebab terkadang gugup dan tenaga cepat habis,’’ ujar Suyadi.

Senada disampaikan Amron Fatkur, cyclist W2RB yang mengaku bersama timnya fokus berlatih menyambut gelaran KCC 2019. Menurutnya, event yang digelar Pemkot Madiun bersama Jawa Pos Radar Madiun bagus dan bisa dijadikan referensi. Khususnya bagi Ponorogo untuk menggelar event yang sama. Sebab, Bumi Reyog juga memiliki tanjakan di Ngebel yang punya ciri khas tersendiri. ’’Adanya kategori lokal juga bagus, bisa memberi motivasi juga antar-cyclist di eks Karesidenan Madiun,’’ pungkasnya. (ota)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here