Perspa Pacitan Absen Piala Soeratin U-17 Jawa Timur

17
KENANGAN: Sejumlah pemain mengikuti seleksi untuk memperkuat Perspa Pacitan U-17 dalam Piala Soeratin 2018 lalu.

PACITAN, Jawa Pos Radar Pacitan – Pacitan absen dalam Piala Soeratin U-17 Jawa Timur tahun ini. Minim anggaran penyebab utamanya. Pengurus Askab PSSI Pacitan Sidiq Condro Purnomo menduga sejumlah anggaran dari KONI dialokasikan untuk Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VI Jatim 2019 Juli lalu. ‘’Tahun ini ada porprov,’’ katanya Selasa (13/8).

Dia menyebut anggaran untuk Piala Soeratin tahun ini dan sebelumnya berbeda. Tahun lalu, anggaran pembinaan yang sebagian untuk keikutsertaan turun lebih dulu. Besarannya di angka Rp 100-an juta. ‘’Sedangkan untuk liga dianggarkan dalam perubahan anggaran keuangan (PAK),’’ ujar Nanang, sapaan akrabnya.

Tahun ini anggaran pembinaan belum turun. Dari gambaran awal yang didengar sekitar Rp 50 juta. Padahal, keikutsertaan Piala Soeratin butuh anggaran besar. Kisarannya Rp 40 juta hingga Rp 50 juta. Pihaknya pun masih berkewajiban mengalokasi kegiatan pembinaan. ‘’Di antaranya untuk kompetisi internal,’’ jelasnya.

Anggaran tersebut untuk kebutuhan akomodasi dan transportasi. Pasalnya, pertandingan digelar di luar kota. Pun uang saku para pemain. Meski begitu, Nanang menyebut pendanaan bukan satu-satunya alasan. Saat ini fokus pengurus juga terbagi untuk Liga 3 PSSI Jatim. Mengingat sebagian pengurus tim masuk jajaran manajemen Perspa Pacitan. ‘’Selain itu, sumber daya agak kurang,’’ bebernya.

Menurut Nanang, Asprov PSSI Jatim sudah menggelar technical meeting. Piala Soeratin U-17 Jatim digelar mulai 11 September mendatang. pesertanya 36 tim. Dua di antaranya asal Madiun Raya. Yakni, Persepon Ponorogo dan Persinga Ngawi. Pertandingan menggunakan sistem dua home tournament. ‘’Sempat ada pembicaraan, tim Liga 2 Jatim tidak ikut. Tidak tahu masalahnya,’’ ungkapnya. (odi/c1/sat)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here