Persinga Ancam Tarik Diri dari Liga

132

NGAWI – Nasib Persinga Ngawi masih terkatung-katung. Belum adanya kepastian jadwal dan format kompetisi dari PSSI membuat manajemen klub resah. Mereka mengancam mencabut keikutsertaan liga apabila seandainya posisi Persinga dilorotkan ke kompetisi regional. ‘’Sampai sekarang belum jelas, apakah harus mulai dari awal (regional) atau nasional,’’ kata CEO Persinga Ngawi Dwi Rianto Jatmiko pada Jumat (29/3) lalu.

Problem semacam ini sebenarnya tidak hanya dialami oleh Persinga. Tapi, juga klub Liga 3 lainnya. Terutama mereka yang masuk babak 16 besar Liga 3 Nasional pada musim lalu, sampai saat ini masih menunggu regulasi dari PSSI. Begitu juga 24 klub yang musim lalu terdegradasi dari Liga 2. ‘’Mereka juga belum memutuskan (ikut kompetisi atau tidak),’’ sebut pria yang akrab disapa Antok itu.

Diungkapkannya, kompetisi regional Jatim bukan merupakan kelas Persinga. Karena dari sisi kemapanan, manajemen, persiapan dan sebagainya, menurut Antok, levelnya jauh berbeda dengan klub-klub Liga 3 Jatim. Belum lagi status mereka masih merupakan tim amatir. ‘’Sangat tidak adil jika harus disamakan dengan klub-klub tersebut (peserta Liga 3 Jatim),’’ ketusnya.

Oleh karena itu, Antok mengungkapkan apabila seandainya nanti format kompetisi mengharuskan Persinga mengawali bermain dari kompetisi regional, manajemen memastikan menarik diri. Hanya, pihaknya masih menunggu keputusan yang dikeluarkan oleh PSSI terkait nasib klub Liga 3 Nasional. ‘’Kami harap bisa secepatnya regulasi itu disampaikan, karena bagaimanapun persiapan tim juga akan menyesuaikan dengan regulasi itu nanti,’’ ujarnya. (tif/her)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here