Persik vs Persinga: Berburu Puncak Klasemen

487

NGAWI – Lupakan sejenak kemenangan telak enam gol tanpa balas saat memecundangi Persipon Pontianak akhir pekan lalu. Saatnya menatap laga hidup mati bersua Persik Kediri di Stadion Brawijaya malam ini (8/9). Menang berarti membuka lebar pintu lolos ke babak selanjutnya. Hasil imbang dan seri membuat skuad Persinga siap-siap terpental dari persaingan ke fase selanjutnya dari grup 5.

Meski menduduki runner-up klasemen sementara, posisi tim berjuluk Laskar Ketonggo itu rawan dikudeta. Sebab, dengan Persik sama-sama mengantongi 9 poin. Cuma selisih gol saja yang membedakan. Baik Persinga maupun Persik hanya selisih dua poin dengan pemuncak klasemen PSBK Peta. Pekan ini, klub asal Kota Blitar itu tidak ada jadwal turun lapangan. ’’Ini memang pertandingan berat. Cuma tak ada yang tidak mungkin dalam sepak bola. Apa pun bisa terjadi,’’ kata coach Fahmi Amirrudin sebelum bertandang ke Kediri kemarin.

Optimistis pelatih berdarah Makassar itu tidak cuma mengacu kemenangan meyakinkan penggawa Laskar Ketonggo. Performa starting eleven yang bakal diturunkan juga on fire. Dalam latihan terakhir, tak ada pemain yang cedera. Pun dalam penerapan strategi sudah sepenuhnya dimengerti pemain. ’’Yang pasti akan tampil seperti sebelumnya. Menekan dan agresif dari kedua sayap. Kami akan bermain terbuka untuk bisa menekan,’’ ujarnya.

Peran setral Agung Mannan dan M. Rivaldi yang nanti lebih dioptimalkan. Saat pertandingan pertama dulu tidak bisa turun lapangan. Keduanya terkena sanksi akumulasi kartu. Nah, laga kali ini yang mungkin bisa diperas keringatnya untuk memperkuat lini pertahanan dan gelandang serang. ’’Agung dan Rivaldi yang harus menjadi pembeda dalam pertandingan nanti. Kami yakin tidak akan memanfaatkan kesempatan semaksimal mungkin,’’ paparnya.

Senada ditambahkan CEO Persinga Dwi Rianto Jatmiko. Persik Kediri bukanlah lawan yang berat. Masih ada celah yang bisa dimanfaatkan Laskar Ketonggo. Untuk itu, memaksimalkan peluang dan bermain disiplin tentu sangat diharapkan. ’’Bisa bermain lepas saja. Karena sama-sama dituntut menang. Toh beban Persik lebih berat karena bertanding di depan publik sendiri,’’ terangnya.

Sementara itu, dari kubu tuan rumah, Persik bakal bermain habis-habisan. Pelatih Persik Kediri Alfiat mengungkapkan laga melawan Persinga merupakan laga terberat. Apalagi kedua kesebelasan sama-sama berjuang untuk merebut puncak klasemen. Kendati mengaku berat, namun Alfiat tetap optimis timnya dapat memenangi pertandingan tersebut. ’’Semua pemain sudah siap. Intinya kami akan ngotot untuk meraih kemenangan,’’ tegasnya. (tif/c1/ota)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here