PonorogoSport

Persepon U-17 Dibantai Tiga Gol tanpa Balas oleh Persebaya U-17

SIDOARJO, Jawa Pos Radar Ponorogo – Sial betul Persepon Ponorogo U-17. Laga pembuka 18 besar Piala Soeratin U-17 yang dilalui oleh klub berjuluk Laskar Warok Suromenggolo itu berakhir menyesakkan dada. Senin (21/10) Persepon dibantai tiga gol tanpa balas oleh Persebaya Surabaya U-17 di Lapangan Brigif Marinir, Gedangan, Sidoarjo.

Sebenarnya, permainan Achmat Fahrul Aditia dkk tidak terlalu buruk. Bahkan, sepanjang babak pertama, determinasi lini depan Persepon yang dikomandoi Ryanata Yoga Permana sempat merepotkan pertahanan Persebaya.

Dewi fortuna mulai menjauh dari Persepon selepas turun minum. Diawali dikeluarkannya Ryanata oleh pengadil lapangan setelah menerima dua kali kartu kuning pada menit ke-49. Kondisi itu membuat Persepon pincang.

Gawang mereka gantian dibombardir oleh skuad Bajul Ijo. Hasilnya, dalam tempo 10 menit gawang Persepon yang dikawal Daffa Naufal kebobolan tiga gol. Masing-masing dicetak Cahya Dwi Permana pada menit ke-70 dan 80’. Serta Muhammad Syarfan menit ke-74.

Manajer Persepon U-17 Seto Adi Mustiko menyesalkan keputusan wasit yang berat sebelah dalam laga tersebut. Seperti saat timnya tidak diberi hadiah penalti ketika pemain Persebaya melakukan handball di kotak 16 pas mereka. Diusirnya Ryanata dari lapangan juga menjadi catatannya. ‘’Banyak keputusan wasit yang berpihak pada tuan rumah,’’ tuding Seto.

Merasa dikecewakan oleh wasit, Seto lantas mengajukan protes ke PSSI pasca pertandingan bubar. ‘’Kami sudah sampaikan protes ke Asprov PSSI Jatim. Semoga kepemimpinan wasit bisa lebih baik di pertandingan berikutnya,’’ harapnya. (naz/c1/her)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close