Persekama Berhasrat Bisa Menjamu Arema Indonesia

160

MADIUN – Persekama Kabupaten Madiun dimungkinkan gagal meraup pemasukan dari penjualan tiket pertandingan home. Itu menyusul seluruh laga putaran kedua Liga 3 Regional Jawa Timur di Stadion Pangeran Timur Mejayan terancam belum bisa dimainkan bulan ini. ‘’Ada empat laga kandang dari total enam pertandingan,’’ kata Sekum Persekama Deni Utomo, Selasa (10/7).

Hingga pukul 20.00 kemarin, Asprov PSSI Jawa Timur masih menggelar match coordination meeting (MCM). Salah satunya, membahas keputusan laga Persekama lawan Persem Mojokerto yang dijadwalkan digelar sore ini. Sebelumnya, dua pertandingan anak asuhan Ronggo Suprapto itu ditunda. Yakni, melawan Sumbersari FC Malang, Minggu lalu (1/7) dan Arema Indonesia, Rabu (4/7).

Deni menjelaskan, berdasar hasil komunikasi sebelum putaran kedua diputar, Satintelkam Polres Madiun belum memberi izin keamanan untuk seluruh laga kandang. Alasannya, masih dalam suasana pilkada serentak.

Itu artinya, pertandingan kontra Persem hari ini dan PSID Jombang pekan depan (18/7) belum bisa digelar. Manajemen telah menyampaikan hal tersebut ke asprov selaku pengambil keputusan. ‘’Asprov perlu membahas karena saat ini bisa dibilang hajat pilkada kan sudah selesai,’’ ujarnya.

Manajemen tidak terlalu mempermasalahkan bila pertandingan hari ini ditunda. Sebab, tim tamu secara personal sudah diberi informasi terkait kemungkinan pertandingan di-cancel. Hanya, Laskar Pangeran Timur -julukan Persekama- mengharapkan pertandingan pekan depan bisa digelar. Alasannya, agar tidak mengecewakan suporter yang terlalu lama menunggu pertandingan home. ‘’Juga ingin kepastian laga lawan Arema Indonesia bisa digelar di Madiun,’’ jelasnya.

Deni menambahkan, berdasar itung-itungan marketing, laga melawan tim berjuluk Singo Edan itu bakal menguntungkan. Sebab, cukup banyak Aremania di wilayah Madiun. Sehingga, kedatangan mereka bisa menambah penjualan tiket. ‘’Kami berupaya agar bisa dimainkan,’’ imbuhnya.

Terpisah, Kasatintelkam Polres Madiun AKP Sarni menyebut tidak ada larangan menggelar seluruh pertandingan kandang Persekama. Menurutnya, izin keamanan tidak diberikan hanya untuk dua pertandingan pekan lalu. ‘’Karena masih ada pilkada,’’ sebutnya. (cor/c1/sat)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here