Perolehan Medali Cabor Silat Ponorogo Lampaui Ekspektasi

160
JUARA: Putra Indy Sangfanata merebut medali emas kelas B putra 50-55 kilogram, Rabu (10/7).

PONOROGO – Madiun boleh mengklaim gelar kampung pesilat. Namun, gudang pesilat berprestasi tetaplah dari Bumi Reyog. Gelar tersebut patut ditahbiskan seiring raihan juara umum cabor pencak silat oleh kontingen Ponorogo di Porprov Jatim VI 2019. Bumi Reyog membawa pulang dua medali emas, dua medali perak, dan satu medali perunggu. ‘’Meski tidak sapu bersih, Ponorogo sudah menyandang gelar juara umum untuk cabor pencak silat,’’ kata Ketua IPSI Ponorogo Rahmat Taufik Kamis (11/7).

Dua medali emas masing-masing disumbangkan oleh Putra Indy Sangfanata di kelas B putra 50-55 kilogram, dan Atalia Erika Pertiwi di kelas A putri 45-50 kilogram. Sementara, dua medali perak diraih Moch. Nizal Syah Bachri di kelas A putra 45-50 kilogram, dan Anik Tri Wahyuningtyas di kelas C putri 55-60 kilogram. Sedangkan medali perunggu diperoleh Devi Andriani di kelas D putri 60-65 kilogram.

Raihan dua medali emas dikunci Sangfanata dan Atalia pada Rabu lalu (10/7). ‘’Ini sudah mencapai target dua emas dan perak dan perunggu. Ini di luar ekspektasi,’’ ujar Taufik.

Capaian tersebut tidak membuat para atlet puas. Bahkan, Sangfanata yang Rabu lalu baru saja merengkuh emas tidak akan berlama-lama pulang di Ponorogo. Dia segera bertolak ke Semarang guna bergabung dengam tim Indonesia yang akan berlaga di Asean School Games (ASG) 2019. ‘’Saat ini tim pencak silat Indonesia sudah berkumpul di Semarang. Nata (Sangfanata, Red) menyusul untuk memulai persiapan di ASG 2019,’’ terangnya.

Taufik mengaku bangga dengan raihan prestasi tersebut. Kendati hanya memberangkatkan tujuh atlet, mereka mampu membawa pulang lima medali dan sanggup mengantarkan Bumi Reyog menyandang gelar juara umum pencak silat. ‘’Prestasi ini cukup memuaskan. Kami bangga terhadap para atlet pencak silat Ponorogo. Harapannya, akan muncul atlet-atlet juara Asia lainnya,’’ ucap pria yang juga politisi Partai Golkar itu.

Lima medali yang diraih kontingen pencak silat turut mengerek perolehan medali Ponorogo di Porprov. Hingga kemarin sore, Ponorogo bertengger di peringkat 23 dari seluruh 38 kabupaten/kota peserta. Perolehan sementara, tiga medali emas, empat medali perak, dan sebelas medali perunggu. Dari total 18 medali, Ponorogo mengoleksi 31 poin. Di eks karesidenan, peringkat Ponorogo hanya kalah dari Kota Madiun di peringkat 22. (naz/c1/fin)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here