Perebutan Ratu Tanjakan Bakal Semakin Sengit!

83

NGAWI – Meski hanya bertajuk ekshibisi, namun perebutan gelar Queen of Mountain (QOM) Srambang KOM Challenge 2018 dipastikan bakal berlangsung sengit. Sebab, ada banyak atlet yang bakal turun mengayuh sepedanya Sabtu mendatang. Termasuk, Sri Suyamti, peraih gelar QOM Cycling Party Jamus 100 KM 2017 lalu. Dia mengaku siap merebut gelar QOM di trek tanjakan Ngawi. ’’Selama kondisi tubuh fit, tidak masalah,’’ kata Suyamti.

Trek Srambang KOM Challenge 2018 membentang sepanjang 52,9 kilometer. Start dari alun-alun Kabupaten Ngawi dan finis di Srambang Park, Desa Girimulyo, Kecamatan Jogorogo. Para peserta akan memulai kompetisi King of Mountain (KOM) dan QOM mulai SDN 1 Dawung hingga finis di Srambang Park. Jaraknya 7,9 KM dengan elevasi 1.200 mdpl.

Suyamti mengaku tertarik mengikuti Srambang KOM Challenge 2018 karena sejumlah alasan. Pertama, penasaran dengan jalur tanjakan menuju Srambang. Suyamti menilai, tanjakan menuju Srambang bakal lebih menantang dibandingkan trek menuju Kebun Teh Jamus di Girikerto, Sine. Meski demikian, Suyamti mengaku siap lantaran acap berlatih di trek tanjakan. ’’Saya biasa latihan rutin ke Tawangmangu, rutenya (Srambang) mirip dengan Tawangmangu,’’ ujarnya sembari menyebut dirinya antusias dengan event kali ini.

Tidak hanya itu, perempuan 30 tahun ini mengaku telah menjaga stamina agar tetap bugar sampai hari H nanti. Maklum, dua minggu lalu, warga Sukoharjo ini baru saja mengikuti event bersepeda di Tegal. Namun, Suyamti mengaku tak masalah mengikuti dua event cycling berbeda dengan rentang waktu yang relatif pendek. ’’Saya pernah satu bulan sampai tiga kali ikut event,’’ ungkapnya. ‘’Saya suka Jamus Cycling Party 2017 karena ada welcome party-nya, jarang event sepeda ada acara seperti itu,’’ imbuh Suyamti.

Selain Suyamti, sejumlah atlet perempuan lain juga akan meramaikan gelar perebutan QOM. Seperti atlet Asian Games (AG) 2018 Findra Almira, cyclist cantik Maudy Margareth Angelic, dan Siti Mahmudah. Ada pula Maria Dea yang menyabet juara II pada perebutan QOM Jamus 2017. Masing-masing telah membuktikan bahwa mereka sanggup menggondol prestasi di rute tanjakan. Atlet lokal Madiun Raya juga ikut bersaing. Di antaranya Dini Edgar Oktaviana, Ristian Hidiyati, dan Royin. Mereka adalah cyclist dari Woman Road Bike Madiun (WRBM).

Untuk Findra memang diprediksi menjadi pesaing kuat bagi Suyamti. Di usia yang relatif muda, Findra sudah mengikuti lebih dari 30 event cycling. Puluhan trofi dibawa pulang. Salah satunya medali perak road race di Pekan Olahraga Nasional (PON) XIX Jabar 2016 lalu. Sejak saat itu, Findra kian moncer. Dia lantas dipanggil memperkuat timnas balap sepeda di AG 2018. Findra mengaku excited turun gowes di Srambang KOM Challenge 2018. ‘’Saya belum pernah sama sekali bersepeda di Ngawi. Juga di rute tanjakan. Tapi, saya sudah bersiap,’’ katanya.

Kehadiran Maudy juga membuat perebutan gelar QOM semakin sengit. Cyclist KRAFT Kediri itu usai mencatatkan diri sebagai yang terbaik ketiga di Antangin Bromo KOM Challenge 2018 kategori Woman Master A (30-40 tahun). Maudy mengaku tak banyak persiapan ke Srambang. Namun, karena rasa penasaran yang begitu besar, dia tetap nekat. ‘’Karena dorongan teman sesama cyclist, saya nekat saja,’’ ujarnya. (mg2/naz/c1/ota)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here