EkonomiPonorogo

Perdagangan Ritel Genjot Pertumbuhan Investasi

PONOROGO – Sektor perdagangan mendominasi nilai investasi di semester pertama tahun ini. Membuat rapor investasi surplus karena berhasil dibukukan dengan capaian Rp 480 miliar dari Rp 360 miliar yang ditargetkan. ‘’Dari total investasi, 40 persen dari sektor perdagangan,’’ kata Kepala DPMPTSP Ponorogo Agus Sugiarto Senin (1/7).

Torehan angka positif itu, tutur Agus, meningkat dibandingkan semester pertama tahun lalu. Peningkatannya berkisar 20-30 persen. Pun, ratusan miliar modal yang masuk masih didominasi sektor perdagangan. Termasuk di antaranya ritel. Selebihnya, modal yang ditanamkan sepanjang tahun ini juga bersumber dari pekerjaan umum dan perumahan rakyat (15 persen) serta kesehatan (5 persen). ‘’Dari tahun ke tahun, yang mendominasi tiga sektor itu. Baru sisanya silih berganti, termasuk komunikasi dan informasi,’’ urai Agus.

Mengapa perdagangan tinggi sepanjang tahun ini? Agus menengarai, perdagangan banyak dipengaruhi momentum. Mulai hajatan pemilu hingga momentum tahunan seperti Lebaran. Pasar, sebut Agus, relatif dalam kondisi yang stabil sepanjang tahun ini kendati melalui berbagai momentum tersebut. ‘’Apakah tetap tinggi sampai akhir tahun nanti, kemungkinan iya. Modal semakin mudah masuk karena laju investor juga semakin dipermudah,’’ klaimnya.

Agus pun mengamini besarnya pengaruh tol trans-Jawa (TTJ) yang sudah tersambung hingga Madiun. Ponorogo, kata dia, berperan sebagai daerah buffer atau penyangga. ‘’Daerah penyangga menjadi opsi bagi investor ketika daerah seperti Madiun tidak menarik di mata mereka,’’ tandasnya. (naz/c1/fin)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
close
PENGUMUMAN
Close