Perbaiki Pompa Air, Isnen Tewas Kesetrum

67

NGAWI – Datangnya ajal tak ada yang tahu. Isnen, 75, diduga meregang nyawa akibat kesetrum. Sejumlah barang bukti yang menguatkan bahwa warga Dusun Sidorejo, Desa Gentong, Paron, itu tewas tersengat listrik ditemukan polisi saat melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). ‘’Korban ditemukan meninggal pada Rabu malam (1/5),’’ kata Kapolsek Paron AKP Widodo kemarin (2/5).

Isnen diduga tewas akibat kesetrum saat memperbaiki pompa air di dapur rumahnya. Jasadnya ditemukan dalam kondisi tangan masih menempel di kabel. Pensiunan PNS tersebut tergeletak tak bernyawa bersanding dengan beberapa alat untuk memperbaiki pompa air yang macet.

‘’Di lokasi kejadian tidak ditemukan tanda-tanda mencurigakan. Hasil pemeriksaan medis juga tidak menunjukkan adanya kekerasan fisik yang dialami korban,’’ terang Widodo.

Nahas yang dialami Isnen bermula saat pria sepuh itu hendak memperbaiki pompa air di rumahnya yang sering ngadat. Menggunakan peranti seadanya, korban mengutak-atik pompa listrik tanpa dilengkapi alat pengamanan memadai. Ujung-ujungnya, Isnen tewas kesetrum. ‘’Korban sebenarnya tinggal bersama istri dan anaknya,’’ kata Widodo.

Widodo menjelaskan, Isnen mulai memperbaiki pompa air dua jam sebelum ditemukan tewas. Korban didapati tergeletak dalam kondisi tak bernyawa setelah istrinya merasa curiga lantaran tak kunjung selesai memperbaiki peranti tersebut. Kendati sempat dilakukan upaya pertolongan, nyawa Isnen tak terselamatkan. ‘’Jenazah sudah dikebumikan. Pihak keluarga menerima peristiwa tersebut sebagai musibah,’’ pungkasnya. (den/isd)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here