Perbaiki Lampu Penerangan Jalan, Tewas Kesetrum

157

NGAWI – Niat baik Pujianto berujung tragedi. Pemuda 25 tahun asal Dusun Ngrancang, Desa/Kecamatan Mantingan, itu meregang nyawa akibat tersetrum arus listrik yang mengalir dari tiang lampu penerangan jalan berbahan besi.

Nahas itu terjadi Rabu (9/1) sekitar pukul 17.30. Bermula saat korban berkunjung ke rumah seorang kerabatnya yang masih satu dusun. Melihat lampu halaman depan belum dinyalakan kendati sudah petang, Pujianto menanyakan hal itu kepada saudaranya.

Mengetahui sang kerabat sedang membersihkan material bangunan rumah yang sedang direnovasi, Pujianto berinisiatif memperbaiki lampu tersebut. Tidak dinyana, listrik seketika menyengat tubuhnya saat memegang tiang lampu. ‘’Ternyata sakelar masih dalam keadaan on,’’ kata Kapolsek Mantingan AKP Suparno kemarin (10/1).

Kerabatnya yang mengetahui Pujianto tersengat aliran listrik berupaya menolong setelah sebelumnya mematikan sakelar. Korban lantas dibawa ke puskesmas terdekat. Sayang, nyawanya tidak terselamatkan. ‘’Korban sudah dalam keadaan tidak sadarkan diri setelah tersetrum,’’ ujar Suparno.

Setelah mendapat laporan kejadian tersebut, anggota Polsek Mantingan segera mengecek tempat kejadian perkara (TKP). Pemeriksaan kepada sejumlah saksi tidak ketinggalan dilakukan. Korban dinyatakan meninggal murni karena tersengat arus listrik. Pun, hasil pemeriksaan medis tidak ditemukan tanda-tanda mencurigakan pada tubuh Pujianto.

‘’Pihak keluarga korban menerima kejadian itu sebagai musibah. Sudah membuat surat pernyataan tidak akan menuntut kepada pihak mana pun,’’ pungkas Suparno. (mg8/c1/isd)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here