Perbaikan Konstruksi Lantai Jembatan Lama Dungus Butuh Rp 1,74 M

26

NGAWI – Konstruksi lantai jembatan lama Dungus dinilai sudah saatnya direnovasi total. Pasalnya, badan jalan di infrastruktur penghubung Kelurahan Ketanggi dan Desa Karangasri itu sudah kelewat sering berlubang. Sementara, upaya yang dilakukan pihak pemkab salama ini sebatas melakukan penambalan. ‘’Hampir seminggu sekali diperbaiki,’’ kata Edi, salah seorang warga setempat, kemarin (14/4).

Meski sepengetahuannya belum pernah menimbulkan korban, menurut dia, kerusakan lantai jembatan itu tidak boleh dibiarkan. Pun, kemarin dia sempat waswas lantaran melihat lubang cukup besar di lokasi tersebut. ‘’Lalu, saya beri ranting pohon sebagai tanda peringatan,’’ ungkapnya.

Dia menyebut, kerusakan lantai jembatan itu tak lepas dari usianya yang sudah uzur. Seingatnya, infrastruktur dengan panjang sekitar 50 meter dan lebar lima meter itu sudah ada saat dirinya masih kanak-kanak. ‘’Katanya dibangun di masa penjajahan Belanda,’’ ujarnya.

Kasi Teknik Jalan dan Jembatan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Ngawi M. Fauzi Amir mengaku sudah menurunkan pekerja untuk menutup lubang di lantai jembatan tersebut. ‘’Sudah ditangani,’’ tutur Fauzi kepada Radar Ngawi.

Fauzi menyebut, pemkab menganggarkan Rp 1,74 miliar untuk memperbaiki lantai jembatan itu secara total. Rencananya, konstruksi jembatan yang semula berupa kayu dan aspal kelak diganti rabat beton berlapis aspal. Pihaknya juga telah mendatangkan tim ahli dari Balitbang Bandung untuk menyurvei kelayakan infrastruktur tersebut. ‘’Kemungkinan proyek dikerjakan setelah Lebaran. Sekarang masih proses lelang,’’ jelasnya.

Sebelumnya, lubang berdiameter sekitar 40 centimeter di lantai jembatan itu oleh petugas DPUPR diberi tanda segi empat dengan cat warna putih. ‘’Rencana semula diperbaiki besok (hari ini, Red), tapi karena lubangnya semakin besar, langsung kami tangani tadi (kemarin),’’ ungkap Fauzi. (tif/isd)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here