Ngawi

Perbaikan Fasilitas Lapangan Tenis dan Basket Alun-Alun Terganjal Anggaran

NGAWI, Jawa Pos Radar Ngawi – Lapangan tenis dan basket alun-alun Ngawi bakal lebih lama merana. Pasalnya, anggaran perbaikan atap membran maupun fasilitas lain yang rusak dalam APBD Perubahan maupun rancangan APBD (RAPBD) tahun depan nihil.

Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga (Disparpora) Ngawi Raden Rudi Sulisdiana menuturkan, saat ini semua anggaran sedang difokuskan untuk penanganan pandemi Covid-19. Bahkan, anggaran yang sebelumnya dialokasikan untuk pembangunan ikut terkena refocusing.

‘’Sampai sekarang kami belum berani mengusulkan, karena dalam KUA-PPAS (kebijakan umum anggaran-prioritas dan plafon anggaran sementara, Red) belum ada anggaran untuk perbaikan lapangan itu,’’ kata Rudi Rabu (9/9).

Untuk sementara pihaknya hanya bisa melakukan pendataan fasilitas yang rusak dan perlu segera diperbaiki. Selain atap membran yang menyedot anggaran paling besar, beberapa lampu penerangan lapangan itu rusak dan perlu diganti. ‘’Kalau besarnya anggaran yang dibutuhkan kami belum tahu. Yang jelas lumayan, terutama untuk atap membrannya,’’ ungkap Rudi.

Kendati belum diperbaiki, dia menyatakan lapangan tetap dibuka untuk umum. Namun, dibatasi hanya untuk beberapa jenis olahraga seperti tenis lapangan dan panahan. ‘’Kalau futsal dan basket belum boleh karena rawan bersentuhan sehingga berpotensi menyebarkan Covid-19,’’ tegasnya.

Sekadar diketahui, lapangan tenis dan basket alun-alun Ngawi mengalami kerusakan pada bagian atap membran dan lampu penerangan sejak pertengahan tahun lalu setelah disapu angin kencang disertai hujan deras. (tif/c1/isd)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
close