Penyusunan Tatib DPRD Terus Dikebut, Pansus Janjikan Dua Pekan Rampung

367
SEGERA KLIR: Rapat pansus tatib DPRD di ruang banmus kemarin berlangsung lancar meski ada perdebatan.

NGAWI, Jawa Pos Radar Ngawi – Penyusunan tata tertib (tatib) DPRD terus dikebut. Panitia khusus (pansus) yang ditunjuk membahas masalah itu menjanjikan dalam dua pekan ke depan semuanya sudah klir. ‘’Paling tidak akhir bulan ini sudah selesai dan siap untuk bekerja,’’ kata Ketua Pansus Tatib DPRD Ngawi Yuwono Kartiko Selasa (10/9).

King -sapaan akrab Yuwono Kartiko- mengungkapkan, pihaknya kemarin menggelar rapat pembahasan tatib dengan agenda penyampaian masukan terkait rancangan tatib dari masing-masing fraksi. Hasilnya, ada dua hal yang belum menemui kesepakatan. ‘’Ada pasal yang berisi tentang muatan lokal dan belum tercantum pada aturan di atasnya,’’ ujarnya.

Soal pendistribusian tugas untuk masing-masing komisi, misalnya. Pihak pansus berharap ke depan setiap komisi memiliki beban kerja yang sama. Karena itu, tugas dibagi rata dengan melihat beban kerja sehingga tidak ada komisi yang memiliki beban tugas berlebih, sementara di sisi lain ada yang kekurangan. ‘’Untuk membaginya itu yang belum ada titik kesepakatan,’’ tutur King.

King mencontohkan komisi I, bidang yang perlu ditangani belum ditentukan dalam rapat kemarin kendati soal pembagian itu mayoritas menghendaki berdasarkan urusan pemerintah. Bukan bidang seperti dulu. Untuk menyelesaikannya, pansus akan melakukan konsultasi dengan tim ahli dari Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo. ‘’Karena mereka yang punya formula pembagian itu,’’ sebutnya.

Dengan perubahan pasal muatan lokal itu, kelak kemungkinan besar tidak akan ada lagi pembidangan seperti pada tatib DPRD sebelumnya. Pada periode lalu, masing-masing komisi mendapat jatah beban tugas sesuai bidang. Komisi I, misalnya, mengurusi masalah hukum dan pemerintahan. ‘’Tapi, semua itu tergantung dari hasil konsultasi dengan tim ahli nanti,’’ imbuhnya.

Rencananya, King bersama anggota pansus lainnya akan bertolak ke Solo hari ini untuk konsultasi dengan tim ahli UNS. Diharapkan pada awal pekan depan semua sudah klir. Tinggal pengisian personalia alat kelengkapan dewan (AKD) berikut para pimpinannya. ‘’Inginnya hari Senin (16/9) sudah bisa diparipurnakan, tapi kita lihat dulu dinamika diskusinya seperti apa,’’ ucapnya.

Selain masalah pembagian beban kerja, soal keanggotaan pansus juga belum disepakati dalam rapat yang digelar di ruang badan musyawarah (banmus) kemarin. Selama ini, anggota pansus terdiri 14 perwakilan masing-masing fraksi. Namun, dalam tatib baru muncul usulan keanggotaannya menjadi 15 orang. ‘’Sisa satu slot itu untuk siapa, itu yang belum diatur,’’ ungkapnya.

Di luar dua poin itu, kata King, sudah tidak ada perdebatan lagi. Kalaupun ada perubahan hanya masalah redaksional. Pun, kandidat ketua DPRD Ngawi itu optimistis pekan depan tatib sudah bisa diparipurnakan. (tif/c1/isd/adv)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here