Pensiunan Sipir Lapas Nyaris Terpanggang

177

MADIUN – Ketenangan warga Jalan Sriti tadi malam (1/2) terganggu. Dipicu munculnya api disertai kepulan asap dari rumah Sutikno. Warga yang mengetahui kejadian itu bergegas melaporkannya ke petugas Satpol PP Kota Madiun. Sedangkan, beberapa warga lainnya berusaha memadamkan api dengan alat seadanya.

Sebab, di dalam rumah masih ada Sutikno yang menderita stroke. Warga bahu-membahu membuka pintu rumah pria 68 tahun itu. Setelah pintu terbuka, mereka mendapati pensiunan sipir Lapas Nusakambangan itu sudah dalam posisi tergeletak di dasar lantai. Dia mengalami luka bakar di bagian perut, bahu, dan kaki.

Beruntung Sutikno masih bernapas. Dia pun dibawa ke IGD RSUD dr Soedono. ‘’Saat kejadian korban berada sendirian di rumah. Istri dan anaknya sedang pergi ke rumah induk mereka,’’ kata Eko Sigit Pujianto, keponakan korban.

Setelah itu, tiga unit mobil pemadam kebakaran (PMK) datang ke lokasi kejadian. Hanya, api baru bisa dipadamkan sekitar 40 menit kemudian. Petugas PMK sempat kesulitan memadamkan si jago merah lantaran posisi rumah berada di dalam gang.

Dugaan sementara, penyebab kebakaran dipicu puntung rokok atau obat nyamuk bakar. Hanya, sampai saat ini masih dalam proses penyelidikan polisi. ‘’Bapak memang perokok. Tapi, saya tidak tahu pasti apa penyebab kebakaran. Yang jelas, akibat kejadian itu kerugian ditaksir mencapai sekitar Rp 30 juta,’’ terang Sigit.

Hal senada diungkapkan Anang Dwi Sulistyanto, kasi Damkar Satpol PP Kota Madiun. Dia mengaku belum bisa memberikan keterangan pasti apa penyebab kebakaran tersebut. ‘’Kami tidak bisa menganalisis. Dimungkinkan karena korsleting listrik. Tapi, untuk kepastiannya kami menunggu hasil olah TKP dari Polres Madiun Kota,’’ kata Anang. (mg2/c1/her)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here