Penjual Jus Buah Nekat Edarkan Sabu-Sabu

225

MADIUN – Tak puas hanya sebagai pemakai, Robi tergiur berjualan sabu-sabu. Penjual jus buah asal Kelurahan/Kecamatan Kartoharjo, Kota Madiun, itu akhirnya diringkus tim Resnarkoba Polres Madiun Kota, Jumat dini hari (4/1). ’’Mengaku sudah jualan (sabu-sabu) beberapa kali,’’ kata Kasubbaghumas Polres Madiun Kota AKP Ida Royani.

Polisi awalnya mendapat laporan dari aktivitas Robi tersebut. Selanjutnya, melakukan penyelidikan. Menggunakan teknik undercover buy, petugas yang menyamar menghubungi Robi. ’’Pukul 01.20 kami menghubungi, tersangka setuju dan bersedia melayani. Harganya Rp 400 ribu untuk berat 0,30 gram,’’ ujar Ida.

Sesuai kesepakatan, pertemuan dengan Robi dilakukan di kawasan Jalan Bali. Robi tergolong hati-hati dalam beraksi. Dia sengaja menyimpan sabu pesanan di atas pipa air di sebuah rumah kosong depan sebuah gang di Jalan Bali. Teknik itu memang yang selama ini dipakai para pengedar sabu. Selanjutnya, tersangka bertemu petugas yang menyamar. Uang diminta dulu, selanjutnya memberitahu posisi sabu tersebut. ’’Ditangkap di Jalan Bali, dan kemudian kami minta menunjukkan lokasi penyimpanan sabu,’’ jelas Ida.

Tim yang melakukan penangkapan juga  menggeledah Robi. Di saku celana belakang sebelah kanan ditemukan dompet berisi empat lembar pecahan Rp 100 ribu dan delapan lembar pecahan Rp 50 ribu. ’’Pengakuannya (Robi, Red), hasil penjualan hari Kamis (3/1) pukul 23.30. Kalau yang pecahan Rp 50 ribu hasil penjualan Jumat dini hari (4/1),’’ terangnya.

Bubuk surga itu terselip di atas pipa air di sebuah rumah kosong depan sebuah gang Jalan Bali. Ketika dicek, terdapat satu gulungan aluminum foil warna kuning. Di dalamnya terdapat satu gulungan plastik klip berisikan sabu. Akibat ulahnya, tersangka terancam hukuman berlapis. Melanggar pasal 114 dan 112 tentang narkotika. ’’Pasal 114 ancaman hukuman penjara 5 tahun, pasal 112 penjara 4 tahun,’’ beber Ida. (mg2/c1/ota)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here