Peningkatan Jalan-Pembangunan Tugu Pendekar

141
PROLIMAN: Peningkatan jalan di simpang lima Diponegoro ditambahi pembangunan tugu pendekar.

MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Ruas proliman Diponegoro dimekarkan. Imbasnya, bangunan pos polisi berikut papan reklame harus dibongkar. Direlokasi ke eks Puskesmas Oro-Oro Ombo. Di sudut utara antara Jalan Diponegoro Timur dengan Jalan S. Parman.

Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Kota Madiun Jariyanto mengatakan, bekas lahan bongkaran diratakan. Lalu, saluran sungai di Jalan Diponegoro dan Rimba Karya ditutup dengan box culvert. ‘’Untuk pelebaran jalan sekaligus memperlancar arus lalu lintas,’’ terangnya.

Dalam proyek peningkatan Jalan Musi dan Diponegoro senilai Rp 4,6 miliar itu juga dimasukkan pembangunan tugu pendekar. Setinggi 10 meter berdiameter sekitar 1,5–2 meter yang dibangun di tengah persimpangan antara Jalan Diponegoro-Jalan Thamrin-Jalan S. Parman dan Jalan Rimba Karya. ‘’Letaknya simetris dengan Jalan Thamrin dan Jalan S. Parman,’’ ujarnya.

Desain tugu pendekar, lanjut Jariyanto, menyerupai jam gadang. Dengan pemasangan jam dinding di empat penjuru mata angin. Di atasnya terdapat patung pendekar. Bagian tengahnya menampilkan ukiran window view berbentuk kubah kerucut disertai dengan garis setrip-setrip. ‘’Di sekitarnya ditanami berbagai jenis bunga,’’ urainya.

Saat ini, progres pekerjaan sudah menapaki 20 persen. Belum menyentuh pembangunan tugu. Ditargetkan pekerjaan ini kelar sebelum tutup tahun. Baik peningkatan Jalan Diponegoro-Jalan Musi maupun pembangunan tugu pendekar. ‘’Saluran sungai di Jalan Diponegoro sengaja di-box culvert karena ke depannya akan dijadikan destinasi wisata kuliner,’’ terang Jariyanto. (her/c1/fin)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here