Ponorogo

Pengusutan Kasus KSP Reyog Jalan di Tempat

PONOROGO, Jawa Pos Radar Ponorogo – Progres penyelidikan kasus dugaan penggelapan uang nasabah Koperasi Simpan Pinjam (KSP) Reyog kembali dipertanyakan nasabah. Senin (21/10), Sugiyanto yang tercatat sebagai nasabahnya mendatangi Mapolres Ponorogo. ‘’Saya hanya ingin tahu perkembangan kasus ini. Karena kerugian saya dan istri sebagai nasabah itu Rp 140 juta,’’ ujar petani asal Plunturan, Pulung, tersebut.

Kepada polisi, Sugiyanto menagih progres penyelidikan kasus dugaan penggelapan itu. Pasalnya, sudah dua tahun lebih penyelidikan itu terkesan jalan di tempat. Sugiyanto menceritakan kronologi nahas yang menimpa dirinya dan ratusan nasabah lainnya. Pada 2017 lalu, ratusan nasabah KSP tersebut sempat ramai-ramai berunjuk rasa di kantor cabang Pulung. ‘’Karena banyak nasabah yang tidak bisa menarik uang simpanannya,’’ terangnya.

Sugiyanto menyimpan uang Rp 40 juta. Sementara Rumini, istrinya, Rp 100 juta. Berangkat dari unjuk rasa itu, polisi menyarankan nasabah untuk melapor. Sugiyanto resmi melapor 2017 lalu. Pihaknya sudah memberi keterangan. Dia mengklaim ada ratusan nama nasabah lain yang sudah didata penyidik. ‘’Dua tahun lalu, Pak Munawar (pimpinan koperasi) berjanji sanggup mengembalikan uang nasabah. Kami juga sudah resmi melapor, tapi tidak ada tindak lanjut sampai sekarang,’’ bebernya.

Sugiyanto berharap polisi bisa profesional dalam menangani kasus ini. ‘’Harapan seluruh nasabah, agar kasus ini bisa diselesaikan sampai tuntas,’’ imbuh Sugiyanto.

Kasat Reskrim Polres Ponorogo AKP Maryoko menyebut, proses penyelidikan terhadap dugaan kasus penggelapan itu terus berjalan. Sejak laporan diterima pada 2017 hingga sekarang, penyidik sudah meminta keterangan 28 saksi. Termasuk saksi ahli dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Perwakilan Kediri dan Surabaya. Namun, belum cukup. Polisi merasa penyelidikan belum cukup dalam. ‘’Kami mengimbau para nasabah yang merasa dirugikan untuk melapor. Keterangan nasabah sangat membantu dalam proses penyelidikan,’’ kata Maryoko sembari mengklaim penuntasan kasus ini menjadi prioritas pihaknya. (naz/c1/fin)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close