Ngawi

Pengusaha Jasa Transfer Jadi Korban Penipuan

Buntung Puluhan Juta Rupiah

NGAWI, Jawa Pos Radar Ngawi – Nasib buntung dialami Sam, 39. Perempuan asal Dusun Tengahan, Desa Babadan, Pangkur, itu menjadi korban kasus dugaan peredaran uang palsu (upal) hingga merugi puluhan juta rupiah.

Apes yang menimpa Sam bermula saat Jumat malam pekan lalu (18/9) didatangi seseorang berinisial K, 56, yang hendak mentransfer uang. ‘’Kebetulan saya punya usaha jasa transfer dan penarikan uang, kerja sama dengan salah satu bank,’’ kata Sam ditemui di rumahnya kemarin (24/9).

Selama dua hari berikutnya K kembali datang untuk mentransfer. Bahkan, pada hari ketiga, jumlah uang yang dibawa mencapai belasan juta rupiah. ‘’Waktu akan mengecek satu per satu uangnya, yang bersangkutan selalu mengalihkan perhatian,’’ paparnya.

Pada Selasa lalu (22/9) Sam mendatangi bank untuk menyetorkan yang hasil transaksi dengan K. Betapa kagetnya Sam, setelah diperiksa petugas bank, semua uang yang hendak disetor diduga palsu. Tanpa pikir panjang, dia langsung melaporkan kejadian itu ke polsek setempat. ‘’Saya sendiri juga khawatir, kalau benar uang itu palsu, dituduh pengedar,’’ ujarnya sembari menyebut kala itu menyerahkan uang senilai Rp 24,5 juta ke polisi.

Sam baru benar-benar yakin menjadi korban penipuan setelah keesokan harinya mengetahui K ditangkap polisi atas dugaan peredaran upal. Hari itu, polisi juga mengamankan seorang pelaku lainnya berinisial Su.

Kepala Desa Babadan Lasirin mengatakan, kasus peredaran upal tersebut baru kali pertama terjadi di desanya. Pun, dia mengaku prihatin dengan kejadian yang menimpa Sam. ‘’Kasusnya sudah ditangani polisi, jadi masyarakat tidak perlu resah lagi,’’ katanya. (tif/c1/isd)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

?php /** * The template for displaying the footer * */ defined( 'ABSPATH' ) || exit; // Exit if accessed directly do_action( 'TieLabs/after_main_content' ); TIELABS_HELPER::get_template_part( 'templates/footer' ); ?>
Close
               
         
close