Pacitan

Pengadaan Bangjo Dicueki, Usulan ke Pusat Terlewat Enam Bulan

PACITAN, Jawa Pos Radar Pacitan – Butuh waktu lama untuk menikmati fasilitas traffic light di Jalur Lingkar Selatan (JLS), Kelurahan Ploso, Pacitan. Sebab, pemkab harus melobi pemerintah pusat untuk memasang peranti keamanan di jalur rawan kecelakaan lalu lintas (laka lantas) itu. ‘’Karena JLS wewenangnya pusat,’’ kata Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Pacitan Wasi Prayitno Senin (9/9).

Wasi menyebut, usulan pengadaan lampu bangjo sudah dilayangkan ke Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) XI Jatim awal tahun ini. Namun, realisasi usulan itu perlu diawali dengan peninjauan lapangan. Tim dari lembaga kepanjangan tangan Kementerian Perhubungan itu perlu menyurvei lokasi. Namun, kepastiannya masih belum jelas. ‘’Kami akan surati kembali,’’ ujarnya.

Demi meminimalkan laka lantas, dishub membuat sejumlah langkah. Di antaranya menyiagakan petugas pada jam tertentu. Baliho peringatan ditambah pada masing-masing ruas jalan. Serta menambah road barrier. Organisasi perangkat daerah (OPD) itu juga menyiapkan opsi alternatif seandainya usulan tetap dicueki. ‘’Rencananya membuat speed trap di jalur mayor dan tiga lapis markah kejut,’’ tuturnya.  

Diketahui, dua kali laka lantas di perempatan JLS Barean dalam sepekan terakhir. Warga setempat pun risau. Sebab, di luar yang dilaporkan ke polisi, laka lantas di simpang empat itu nyaris terjadi setiap hari. (den/c1/cor)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close