Magetan

Pendapa Distrik Maospati Sering Kosong, Pegawai Kebudayaan Pilih Ngantor di Tripandita

MAGETAN, Jawa Pos Radar Magetan – Aktivitas kerja pegawai bidang kebudayaan Disparbud Magetan sungguh ribet. Karena mereka harus bolak-balik Magetan-Maospati lantaran proses absensi mesti dilakukan di kantor disparbud, Jalan Tripandita. Sedangkan, kantor pelayanan bidang kebudayaan bertempat di Pendapa Distrik Maospati.

Kondisi itu membuat pegawai bidang kebudayaan keteteran. Untuk mengakalinya, pelayanan terpaksa harus dilakukan di Jalan Tripandita. Selain bertujuan mempersingkat waktu, juga memudahkan proses koordinasi. ‘’Banyak kegiatan di sini (Jalan Tripandita, Red). Sehingga, kantor yang di sana (Pendapa Distrik Maospati) cenderung sepi. Soalnya mayoritas pegawai (masih) ngantor di sini,’’ terang Kasi Pelestarian Tradisi Budaya Disparbud Magetan Hapsari.

Selain itu, ruangan yang berada di Pendapa Distrik Maospati tersebut dianggap belum layak sebagai kantor. Karena kondisi bangunannya sudah tua. Dengan demikian, sejak 1 Januari lalu pihaknya menumpang di salah satu ruang kantor UPTD Disdikpora Maospati. ‘’Satu ruangan ini kami pinjam dulu, sampai gedung di belakang pendapa selesai direhab,’’ katanya.

Kendati demikian, Hapsari menyatakan sebagian pegawai termasuk dirinya masih tetap ngantor di UPTD Disdikpora Maospati. Pengecualian saat Jumat, nyaris semua pegawai ngantor di Jalan Tripandita. Termasuk di antaranya adalah Kabid Kebudayaan Djoko Purnomo. ‘’Beliau (Djoko, Red) kadang ke Maospati kadang di Magetan,’’ ungkapnya.

Dijelaskannya, bangunan itu terlihat kotor dan usang. Tetapi, untuk bagian pendapa masih bisa digunakan. Hapsari berharap tahun depan bisa segera menempati pendapa tersebut. Termasuk segala bentuk proses administrasinya. (fat/c1/her)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
               
         
close