NgawiPendidikan

Pendaftaran PPDB SMAN Ngawi Mendadak Diperpanjang

NGAWI – Ini bisa jadi pertanda misi pemerataan kualitas pendidikan melalui penerimaan peserta didik baru (PPDB) sistem zonasi terwujud. Tidak seperti tahun-tahun sebelumnya, sekolah berlabel favorit seperti SMAN 1 dan 2 Ngawi kali ini waswas pagunya tidak terpenuhi.

SMAN 1 Ngawi masih kekurangan satu murid dari pagu yang tersedia sebanyak 360. Sedangkan SMAN 2 masih defisit 29 siswa dari total pagu 396. Beruntung, kedua sekolah tersebut berpeluang mendapat tambahan pendaftar lantaran batas pendaftaran diperpanjang.

Dari laman resmi PPDB Jatim, SMAN 1 Ngawi Kamis (20/6) mendapat 333 pendaftar. Pada pendaftaran non-reguler melalui jalur prestasi, prestasi UN, siswa tidak mampu, dan anak buruh, sekolah itu memperoleh 26 murid. Sedangkan SMAN 2 baru mendapat 314 pendaftar reguler dan 53 via jalur non-reguler.

Kepala SMAN 2 Ngawi Tribadi tidak bisa berbuat banyak menyikapi defisit calon siswa baru di sekolahnya lantaran PPDB sudah diatur dengan sistem. ‘’Mau bagaimana lagi. Padahal banyak pelajar mau daftar tapi tidak bisa karena di luar zona,’’ ungkapnya.

Dia juga mengatakan bahwa tidak sedikit orang tua yang belum mengerti betul aturan main PPDB tahun ini. Kondisi itu disebutnya sebagai salah satu faktor belum terpenuhinya pagu di sekolahnya kali ini.

Kepala Cabang Dinas Pendidikan (Cabdindik) Jatim Wilayah Madiun-Ngawi Supardi punya sudut pandang lain. Menurutnya, belum terpenuhinya pagu dua sekolah berpredikat favorit itu membuktikan keberhasilan sistem zonasi. Sebab, kata dia, terjadi pemeratan jumlah pendaftar SMAN di Ngawi. ‘’Kondisi seperti itu malah bagus, sesuai harapan,’’ ujarnya.

Namun, atmosfer PPDB kemungkinan besar masih akan berubah. Sebab, belakangan pada laman resmi PPDB Jatim muncul pemberitahuan bahwa pendaftaran terakhir jatuh hari ini pukul 23.59. Padahal, pendaftaran reguler PPDB SMA sebelumnya dijadwalkan mulai Senin (17/6) dan berakhir kemarin.

Tentang injury time tersebut, Supardi belum bisa berkomentar banyak. ‘’Kami belum mendapat pemberitahuannya (perpanjangan waktu pendaftaran) dari provinsi,’’ akunya. (den/isd)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
               
         
close